Rabu, 8 April 2026

Semenanjung Korea Memanas

Di Tengah Sanksi PBB, Korea Utara Buka Layanan Feri ke Rusia

Feri Mangyongbong -yang juga membawa kargo, selanjutnya akan berlayar sekali seminggu ke kota pelabuhan tersebut

Editor: Mairi Nandarson
KOMPAS.com/BBC INDONESIA)
Peta perbatasan Korea Utara dan Rusia 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, VLADIVOSTOK - Sebuah feri Korea Utara merapat di Pelabuhan Vladivostok, Rusia, untuk pertama kalinya.

Padahal, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) masih menerapkan sanksi yang meluas atas Korut.

Feri Mangyongbong -yang juga membawa kargo, selanjutnya akan berlayar sekali seminggu ke kota pelabuhan tersebut.

Layanan feri dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Korut dan Amerika Serikat, sehubungan dengan uji coba rudal Pyongyang, yang diduga ingin mengembangkan senjata nuklir.

Baca: Uji Coba Rudal adalah Tindakan Bela Diri yang Sah, Kata Diplomat Korea Utara

Baca: Bawahan Membantah Donald Trump Malah Mengaku Berbagi Info dengan Rusia Lewat Twiter

Sebuah perusahaan wisata China mengirim beberapa karyawannya untuk menandai pelayaran pertama feri, yang memiliki restoran, bar, dan ruang karaoke.

Wisatawan China diharapkan akan menggunakan feri Mangyongbong untuk mengunjungi Korut maupun Rusia.

Perusahaan Rusia, InvestStroiTrest, yang mengelola feri yang berasal dari Kota pelabuhan Rajin di Korut.

Selain berbisnis ekspor dan impor di Rajin, perusahaan itu juga menjalankan usaha pengiriman barang di Vietnam dan Thailand.

Dilaporkan banyak warga Korut yang bekerja di sektor konstruksi gedung di Vladivostok.

Baca: Korut Kembali Lakukan Ujicoba Rudal. Ini ReakSi Presiden AS Donald Trump

Hal itu menjadi salah satu sumber uang tunai bagi rezim Pyongyang yang diasingkan dunia internasional.

Menteri Luar Negeri Jepang, Fumio Kishida, sudah mengungkapkan keprihatinan kepada Rusia tentang layanan feri ini, dengan menyebut sanksi PBB atas Korut karena progam nuklirnya.

Hubungan ekonomi Rusia dan Korut sudah berlangsung sejak masa Perang Dingin, ketika kedua negara secara ideologis menentang Dunia Barat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved