Heboh Swissindo di Tanjungpinang
Warga Tambak Tanjungpinang Resah, Datang Orang Ngaku Dari Swissindo Minta KTP
Warga Tambak Tanjungpinang resah sejak hadirnya orang yang mengaku perwakilan Swissindo. Mereka datang menjanjikan uang Rp 15 juta asal diberi KTP
Penulis: Thom Limahekin |
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Warga Tanjungpinang khususnya yang tinggal di daerah Tambak mengeluh belakangan ini.
Mereka tidak nyaman akan kehadiran beberapa orang yang mengaku berasal dari perwakilan Swissindo.
Baca: Terungkap! Inilah Jawaban di Balik Misteri Kebiasaan Presiden Soekarno Pakai Peci Miring!
Baca: Hormati Mualaf Tionghoa, Masjid Ini Dinamakan Andre Al Hikmah. Kisahnya Mengharukan!
Baca: Heboh! Pungut Iuran Bulanan, Ketua RT Dituntut 5 Tahun Penjara. Ini Pasal Jaksa!
Warga tersebut kemudian mengadukan ketidaknyamanan mereka kepada Rudy Chua, anggota DPRD Kepri.
"Warga Tambak melaporkan ada beberapa orang dari perwakilan Swissindo datang ke rumah mereka," kata Rudy kepada Tribun, Jumat (9/6) pagi.
Kedatangan perwakilan Swissindo itu membuat warga Tambak mulai menaruh curiga.
Sebab, perwakilan Swissindo itu mengumpulkan kartu tanda penduduk (KTP) warga dan menjanjikan mereka uang sebesar Rp 15 juta.
"Tujuannya tidak jelas. Tetap bau penipuan kental sekali. Masalah lama kambuh lagi," komentar Rudy. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/blangko-ktp_20170410_194019.jpg)