Kilas Sejarah. Soekarno Sosok Pemarah Sekaligus Pemaaf. Pernah Tempeleng Ajudannya
Kisah ini berawal ketika suatu hari Presiden pertama RI, Soekarno alias Bung Karno, ingin pergi sore hari bersama Ibu Fatmawati
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Suatu hari Presiden pertama RI, Soekarno alias Bung Karno, ingin pergi sore hari bersama Ibu Fatmawati.
Tetapi mobil Bung Karno (BK) tidak dapat distater oleh Pak Arif, sopirnya.
Begitu tutup mesinnya dibuka, ketahuan akinya tidak ada.
Ternyata aki mobil dipakai oleh ajudannya, tanpa memberi tahu terlebih dahulu dan tanpa seizin Bung Karno.
BK pun marah.
Jelas, anggota pengawal pribadi tak berani berkutik.
Baca: TKW Ini Pamer Jam Tangan Mewah Rp 465 Juta. Saat Ditelusuri, Faktanya Bikin Syok
Baca: Pernah Bilang Belum 5 Detik Saat Makanan Jatuh? Ternyata Ini Asal-muasal dan Fakta Sebenarnya
Baca: Pamit dan Akhiri Acara Mata Najwa. Begini Gaya Najwa Shihab Saat Liburan ke Luar Negeri
Dengan sikap sempurna mereka berdiri tegap, tidak berani bergerak sedikit pun, kecuali mata yang berkedap-kedip.
Akhirnya BK malah tertawa melihat mereka.
Pernah suatu hari di Jakarta, BK marah sekali.
Delapan orang pengawal dikumpulkan lalu ditempeleng satu per satu.
“Saya mohon Bapak sabar dulu….,” kata Mangil, salah satu korban kemarahan.
Belum sampai habis bicara, BK membentak Mangil, “Diam!”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/presiden-soekarno-diapit-dua-jenderal_20170809_090932.jpg)