Rabu, 15 April 2026

Kilas Sejarah. Soekarno Sosok Pemarah Sekaligus Pemaaf. Pernah Tempeleng Ajudannya

Kisah ini berawal ketika suatu hari Presiden pertama RI, Soekarno alias Bung Karno, ingin pergi sore hari bersama Ibu Fatmawati

Editor: Mairi Nandarson
kompas.com
Presiden Soekarno diapit dua jenderal Angkatan Darat 

Para pengawal yang baru saja menerima hadiah bogem mentah itu cuma saling pandang sambil ketawa kecil.

Benar juga setelah kembali ke istana, Bung Karno memanggil Mangil, dan berkata, “Mangil, kau mau tidak memaafkan Bapak? Bapak meminta maaf kepada anak buahmu. Ternyata Bapak berbuat salah kepada anak buahmu.”

Kemudian Bung Karno merangkul Mangil.

Belakangan diketahui, BK telah menerima laporan yang salah dari orang lain mengenai salah satu anak buah Mangil.

Biasanya, kalau BK sedang marah, tidak ada yang berani menghadap, kecuali Prihatin, salah seorang anggota Polisi Pengawal Pribadi Presiden.

Ketika makan bersama di Istana Tampaksiring di Bali, BK berkata, “Kamu orang itu terlalu. Kalau saya sedang marah, selalu Prihatin yang suruh menghadap. Dia sering kena semprot padahal dia tidak salah.

Saya merasa kasihan sama Prihatin. Besok kalau saya ke luar negeri, Prihatin akan saya ajak. Lha mbok kalau saya sedang marah, yang disuruh menghadap saya seorang wanita cantik dengan membawa map surat-surat yang harus saya tanda tangani, ‘kan saya tidak jadi marah. Jullie te erg. Lagi-lagi Prihatin yang datang!”

Betul saja, waktu BK pergi ke Kanada, Prihatin diajak.

Suatu pagi BK jalan kaki mengelilingi istana. Dari arah kamar ajudan presiden, ia mendengar suara radio diputar keras.

Ia bertanya kepada pengawalnya, “Siapa itu yang nyetel radio keras-keras?”

Polisi pengawal menjawab bahwa radio itu ada di dalam kamar ajudan.

Sang ajudan presiden masuk ruang ajudan itu berkata, “Kunnen jullie niet leven zonder radio?” (Tidak dapatkah kalian hidup tanpa radio?).

Reporter : K. Tatik Wardayati (Diambil dari Majalah Intisari edisi Juli 1999)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved