Senin, 20 April 2026

Indonesia-Rusia Perkuat Kemitraan, Putin Soroti Sektor Militer dan Antariksa

Putin menegaskan, Indonesia dan Rusia selama ini telah menjalin hubungan yang kuat, khususnya di sektor-sektor kunci.

Editor: Eko Setiawan
Tribun Batam/(Dok. YouTube Setpres)
Presiden RI Prabowo Subianto menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Moskow, Rusia, Senin (13/4/2026). 

TRIBUNBATAM.id – Presiden Rusia Vladimir Putin mengajak Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperluas kerja sama strategis di berbagai sektor, mulai dari militer hingga antariksa.

Ajakan tersebut disampaikan langsung Putin saat pertemuan dengan Prabowo di Kremlin, Moskow, Rusia, Senin (13/4/2026).

Putin menegaskan, Indonesia dan Rusia selama ini telah menjalin hubungan yang kuat, khususnya di sektor-sektor kunci.

“Sering kita membahas peluang kerja sama di berbagai bidang, seperti energi, antariksa, pertanian, industri, hingga farmasi,” ujar Putin.

Selain sektor ekonomi dan teknologi, Putin juga menekankan pentingnya kerja sama di bidang militer, termasuk pendidikan.

“Kami memberikan makna besar untuk kerja sama militer, termasuk di bidang pendidikan,” katanya.

Ia menambahkan, hubungan diplomatik kedua negara melalui kementerian luar negeri berjalan erat dan konsisten.

Indonesia di BRICS, Peluang Baru Terbuka

Putin juga menyoroti posisi Indonesia yang kini tergabung dalam BRICS. Menurutnya, hal ini membuka peluang baru dalam memperluas kemitraan strategis.

“Indonesia sudah menjadi anggota BRICS. Ini membuka peluang baru, termasuk kerja sama dengan Uni Ekonomi Eurasia,” jelasnya.

Ia menilai, interaksi Indonesia dan Rusia selama ini juga terjalin baik di berbagai forum internasional.

Perdagangan Tumbuh, Meski Sempat Melambat

Di sektor ekonomi, Putin mengungkapkan bahwa perdagangan bilateral kedua negara mengalami pertumbuhan sebesar 12 persen pada tahun lalu.

Baca juga: Korban Bullying Justru Dilaporkan ke Polisi Usai Pukul Teman Pakai Ompreng MBG

Meski demikian, pada awal tahun ini terjadi sedikit perlambatan.

Namun, Rusia optimistis hubungan dagang tetap bisa ditingkatkan melalui berbagai mekanisme kerja sama, termasuk komisi bersama antar pemerintah.

“Kami berharap pertemuan ini dapat menghasilkan solusi untuk terus meningkatkan kemitraan kedua negara,” pungkas Putin.

Sumber: Kompas.com

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved