Minggu, 12 April 2026

Gebyar UKM Indonesia - Lima UKM Akan Dilatih Bisnis Online dan Masuk Networking Nasional

Sekitar 300-an pengusaha kecil dan menengah tidak menyia-nyiakan kesempatan Gebyar UKM Indonesia di Lantai IV Gedung Pemko Batam

Penulis: Dewi Haryati |
ist
Lima pengusaha kecil Kepri mendapat penghargaan dalam Gebyar UKM Indonesia yang digelar di Pemko Batam, Kamis (12/10/2017). Kegiatan itu program kerjasama MarkPlus, Inc dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI dan International Council for Small Business (ICSB) Indonesia. 

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sekitar 300-an pengusaha kecil dan menengah tidak menyia-nyiakan kesempatan Gebyar UKM Indonesia di Lantai IV Gedung Pemko Batam, Kamis (12/10/2017).

Mereka adalah para pengusaha yang berasal dari Batam, Tanjungpinang dan Bintan.

Kegiatan itu merupakan kerjasama antara MarkPlus, Inc dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI dan International Council for Small Business (ICSB) Indonesia.

Batam adalah satu dari 18 kota di Indonesia yang menjadi tempat acara yang pada tahun ini bertemakan "Saya Indonesia, Saya UKM, Saya 4.0" tersebut.

Kegiatan yang berlangsung selama sehari penuh itu diisi dengan seminar, kurasi serta pemberian penghargaan ICSB Presidential Award 2017.

Baca: Gebyar UKM Indonesia - Hadir Lagi di 18 Kota Utama, Termasuk Batam. Ini Kehebatannya

Baca: Gebyar UKM Besok! MarkPlus, ICSB dan Facebook Bakal Bongkar Rahasia Sukses Berbisnis di Batam

Selain itu juga ada pameran produk-produk UKM.

"Dari keseluruhan peserta yang tampil, kami pilih lima peserta terbaik. Nanti produknya dibawa ke Jakarta dipajang di Galeri Indonesia WOW," kata Director of Empowermant MarkPlus, Inc, Edo Rinaldo kepada Tribun di lokasi kegiatan.

Selain itu, lima peserta terbaik juga akan diikutsertakan dalam pelatihan bisnis online. Mereka akan bergabung dengan pelaku UKM lainnya dari Indonesia.

"Kami buat grup. Nanti dari situ mereka bisa menjalin networking," ujar dia.

Adapun tujuan kegiatan Gebyar UKM itu, lanjut Edo, untuk melatih kemandirian dari para pelaku UKM. Agar mereka tak tergantung dengan pembiayaan dari pemerintah.

"Yang digalakkan kemandirian agar bisa bertahan walaupun kondisi ekonomi sedang sulit. Jadi walaupun pasar di Batam, misalnya, tidak ada, mereka bisa memasarkan ke daerah lain. Yang penting, hasilnya itu bisa kembali ke Batam," kata Edo.

Baca: Bukan Foto Editan! Bayi Bertaring Ini Hebohkan Dunia Maya. Ini yang Terjadi Sesungguhnya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved