Hati-Hati Jangan Mengompres Tubuh dengan Es Jika Kondisi Anda Sedang Begini

Jika seseorang terkena memar, tindakan yang paling umum dilakukan adalah dengan mengompresnya dengan es.

Ilustrasi kompres es batu. 

Metode ini juga tidak memberi manfaat, kecuali jika pada bagian tengkuk mengalami cedera, keseleo, atau bengkak.

Selama bagian tubuh di mana pun mengalami cedera, bengkak, atau keseleo, maka kompres dingin menggunakan es memberi manfaat.

Baca: WASPADALAH. Pastikan Hanya Konsumsi Es Batu Berkualitas Jika Tak Ingin Alami Ini

Menempelkan es pada bagian tubuh yang cedera tidak diperlukan teknik khusus. Metode ini cukup mudah dilakukan.

Pertama, ambil es berukuran kecil atau sedang lalu bungkus menggunakan kain atau handuk.

Hal ini bertujuan agar efek dingin yang didapat tidak mencederai atau memparah cedera yang dialami.

Selain itu, juga tidak merusak kapiler halus di bawah kulit dan mempengaruhi saraf-saraf kulit yang bisa menjadi tebal atau baal.

Setelah itu, tempelkan es pada bagian yang mengalami cedera atau pada tengkuk yang mengalami cedera kurang lebih selama 30 menit.

Awalnya, rasa dingin es memang membuat tidak nyaman, namun selang beberapa menit akan merasakan kehangatan dan sensasi relaksasi yang luar biasa akibat rasa nyeri, cedera, dan bengkak yang berkurang.

Perlu diketahui bahwa metode ini tidak dianjurkan kepada  mereka yang berusia lanjut dan penderita rematik.

Sebab, mereka yang berusia lanjut cenderung sensitif terhadap rasa dingin dan pada penderita rematik dapat memicu radang sendi atau memparah radang sendi yang dialami. (intisari online/ K. Tatik Wardayati) 

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved