Kamis, 9 April 2026

HEBOH! Akun CELUP (Cekrek.Lapor.Upload) Kampanye Berburu Orang Bermesraan di Ruang Publik

Akun @cekrek,lapor.upload (CELUP) di Instagram menyebut bahwa mereka tengah melakukan "kampanye anti asusila"

Editor: Mairi Nandarson
Foto yang digunakan oleh Celup untuk kampanyenya di sosmed. Akun Celup kemudian dihapus baik twitter maupun Instagram 

TRIBUNBATAM.id - Akun @cekrek,lapor.upload (CELUP) di Instagram mendadak viral setelah mengkampanyekan perburuan untuk memotret pasangan yang sedang bermesraan di ruang publik kemudian mengunggah dan melaporkannya menjadi viral setelah dibahas di media sosial. 

Akun @cekrek,lapor.upload (CELUP) di Instagram menyebut bahwa mereka tengah melakukan "kampanye anti asusila".

Celakanya ide ini berasal dari mahasiswa dan mereka menempelkan logo Pemkot Surabaya dan logo detik.com, jawa pos di akun kontroversial ini.

Baca: Polisi Bandung Larang Tarian Striptis dan Tindakan Mesum di Malam Tahun Baru 2018

Baca: Tak Hanya Anji Manji, 6 Penyanyi Terkenal Ini Juga Pernah Ikut Indonesia Idol, Tapi Tidak Menang

Baca: Bayi Baru Lahir Ini Ditemukan Menangis Tergeletak di Atas Tanah Belakang Kosan. Siapa Ibunya?

"Celup merupakan kampanye anti-asusila yang dilaksanakan untuk mengembalikan ruang publik yang sesungguhnya," menurut penjelasan yang mereka unggah di akun Instagram tersebut.

Kampanye ini mendorong orang untuk memotret "tindak asusila di sekitarmu", dan foto yang dikirimkan kemudian akan mendapat poin.

Jika pengguna mendapat 300 poin, mereka bisa mendapat voucher pulsa yang total bernilai Rp100.000 dan gantungan kunci sementara pengguna yang mengumpulkan 500 poin bisa mendapat kaus.

Baca: Penyanyi Terkenal Ini Ternyata Pernah Ikut Indonesia Idol, Tapi Gagal. Lalu Dia Sampaikan Pesan Ini

Baca: Alfius Tak Terima Deli Cinta Dibunuh. Ia pun Sempat Kejar Tersangka Dedi Purbianto Usai Diekspos

"Jangan ragu, pelaku tindak asusila dapat dikenakan pidana kurungan penjara lima tahun atau denda sebanyak Rp 5 miliar," tulis mereka di salah satu foto yang mereka unggah.

BBC Indonesia sudah berusaha menghubungi penggagas kampanye tersebut, namun belum mendapat jawaban.

Peduli atas kenyamanan ruang publik?

Tetapi dalam wawancara di Jawa Pos, Koordinator Celup Fadhli Zaky mengatakan, mereka sudah berkampanye di taman dan kantin, serta acara diskusi dan pemutaran film di kampus Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved