Divonis Dalam Status Buron, Namanya Disebar Tanpa Foto. Waduh, Bagaimana Orang Bisa Tahu?

"Iya, sudah diputus dan sudah berkekuatan hukum tetap. Seperti pengumuman yang terpampang ini, terdakwa divonis 4 tahun penjara denda Rp150 juta

Divonis Dalam Status Buron, Namanya Disebar Tanpa Foto. Waduh, Bagaimana Orang Bisa Tahu?
TRIBUNWOW
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG - Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungpinang akhirnya menuntaskan proses persidangan kasus korupsi terdakwa Agus Mulyana.

Sidang dilaksanakan dengan sistem In absentia atau sidang tanpa terdakwa karena terdaka kasus dugaan penggelapan penggelapan genset dan lampu runway Bandara Hang Nadim Batam.

Kasus ini merugikan negara hingga Rp 5,3 miliar lebih dari total anggaran Rp 10 miliar.

Putusan itu berdasarkan surat yang dikeluarkan PN Tanjungpinang dengan nomor :2/Pid.Sus-TPK/2017/PN Tpg.

"Iya, sudah diputus dan sudah berkekuatan hukum tetap. Seperti pengumuman yang terpampang ini, terdakwa divonis 4 tahun penjara denda Rp150 juta dengan ketentuan juga tidak membayar denda diganti dengan kurungan penjara 3 bulan," ujar Humas PN Tanjungpinang Eduart Sihaloho kepada wartawan, Jumat (25/1/2017) di PN Tanjungpinang.

Meski menjalankan sidang dengan sistem In Absentia, ‎Agus Mulyana justru dapat kurungan penjara lebih ringan 6 bulan penjara dari tuntutan jaksa.

Dalam surat pengumuman di PN Tanjungpinang, pihak kejaksaan sengaja menempelkan di papan pengumuman‎ dengan maksud memberitahu terdakwa masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sehingga, bagi masyarakat yang mendengar atau melihat informasi keberadaan terdakwa, dapat menghubungi sesuai alamat yang tertera di pengumuman.

Hanya saja ada yang janggal. Di pengumuman tersebut. tidak disertakan foto DPO Agus Mulyana.

Pengunjung yang melihat pengumuman tersebut terlihat senyum-senyum dan bertanya.

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved