Sebaiknya Anda Tahu

Terungkap! Inilah Gandarusa, Tanaman Berkhasiat Kondom bagi Pria! Begini Cara Pakainya!

Kontrasepsi pria selama ini lebih bersifat mekanik, dan kebanyakan para suami emoh menggunakannya

Terungkap! Inilah Gandarusa, Tanaman Berkhasiat Kondom bagi Pria! Begini Cara Pakainya!
Grid
Ilustrasi 

Yang dilakukan oleh Fakultas Farmasi Universitas Airlangga adalah menggali dari obat tradisional.

Dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan Perkumpulan Andrologi dan Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia, April 2006, terungkap ada 18 tanaman obat di Indonesia yang berpeluang menurunkan kesuburan pria. Salah satunya, gandarusa.

"Cara kerja senyawanya lebih mudah diterapkan dan berpeluang berhasil, serta tingkat untuk subur kembali setelah tidak memakainya tinggi," tutur Dr. Bambang Prajogo EW dari Jurusan Farmakognosi (cabang ilmu yang mempelajari tumbuhan sebagai obat), Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga.

Tanaman beracun

Cara kerja gandarusa tidak melawan alam, dengan menghentikan produksi sperma misalnya. Kondisi sperma tetap normal secara bentuk, kepekatan, daya hidup, dan geraknya. Bahkan libido pun tak terusik oleh gandarusa.

Semua berkat senyawa gendarusin A dan B yang terkandung dalam gandarusa. Diduga kuat senyawa ini dapat menghambat kinerja enzim hyaluronidase, sebuah enzim yang dikeluarkan oleh kepala sperma untuk menerobos rintangan kumulus ooforus.

Kumulus oofurus merupakan benteng di sekeliling sel telur yang terdiri atas rangkaian folikuler yang tertanam dalam matriks ekstraseluler. Si kumulus yang tak ada hubungannya dengan awan ini kaya senyawa asam hyaluronat.

Ilustrasi
Ilustrasi (moodboard)

Untuk menerobosnya, sperma akan mengeluarkan enzim hyaluronidase yang ternyata bisa ditangkal oleh senyawa gendarusin A dan B. Ini sudah terbukti pada uji coba dengan mencit, kelinci, sapi, dan manusia secara in vitro (pembuahan dalam tabung percobaan).

Bambang mengaku, ia terilhami oleh informasi dari "Laporan Perjalanan ke Jayapura Sentani (Irian Jaya)" tulisan S. Moeso dan P. Agus dari Fakultas Biologi UGM pada 1985.

Ada dua tanaman yang digunakan oleh penduduk setempat untuk menjarangkan kelahiran, yaitu Endospermum mollucanum Becc. dan gandarusa. Berhubung tidak mengenal tanaman yang pertama, maka Bambang memilih gandarusa.

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved