Rabu, 22 April 2026

Gantung Bra Bekas di Pagar Rumah Jadi Cara Unik Warga Selandia Baru Tarik Perhatian Dunia

Warga di Selandia Baru memiliki cara unik dan sangat jarang ditemukan dalam memanfaatkan barang bekas pakai mereka.

Ian Mackenzie - Flickr
Pagar bra yang ada di Selandia Baru. 

TRIBUNBATAM.id - Warga di Selandia Baru memiliki cara unik dan sangat jarang ditemukan dalam memanfaatkan barang bekas pakai mereka.

Warga di sana menggangtung sampah bekas tersebut di pagar rumah dan jalan. 

Barang-barang bekas yang diguntung, ada yang sangat pribadi seperti bra.

Ada pula barang lainnya seperti sepatu bot, sikat gigi, sepeda, mainan anak-anak, dan barang lainnya.

Barang-barang yang digantung dibuat tematik sehingga menjadi dekorasi pagar yang unik. 

Satu pagar yang paling terkenal adalah Pagar Cardrona Bra di Central Otago yang dihiasi oleh ratusan bra bekas.

Cerita awalnya, pada tahun 1999 empat bra wanita ditemukan menempel di pagar kawat di sepanjang jalan. 

Contoh sampah bekas bra wanita digantung di pagar. Foto:Ian Mackenzie - Flickr

Rumornya sekelompok wanita sedang merayakan tahun baru di Cardrona Hotel, setelah meninggalkan pub larut malam.

Mereka memutuskan untuk melepas bra dan menggantungnya. 

Selama beberapa minggu berikutnya, jumlah bra di pagar terus meningkat sampai ada enam puluh lebih pada akhir Februari 2000. 

Pada tahun-tahun berikutnya jumlah bra bertambah pesat menjadi ribuan dan pagar menjadi daya tarik wisata yang menarik perhatian dunia. 

Mengutip womensystems.com, dalam beberapa tahun terakhir, pagar ini juga telah digunakan untuk mengumpulkan dana bagi  Yayasan Kanker Payudara. 

Foto: Michael Whitney - Flickr.

Uang dari para pengunjung diletakkan dalam kotak amal yang berada di dekat pagar. 

Tidak hanya bra, ada juga pagar sikat gigi yang terletak  di jalan pedesaan yang tenang di Te Pahu, sekitar setengah jam dari Hamilton.  

Foto: Peter Yersin - Flickr

Pagar di pinggir jalan dihiasi dengan ratusan sikat gigi dengan warna-warna cerah. 

Pencetus gerakan ini adalah masyarakat setempat bernama Graeme Cairns. 

Orang-orang mulai menyumbangkan sikat bekasnya. Sikat gigi Helen Clark, mantan Perdana Menteri Selandia Baru, juga tergantung di sana. 

Foto: Drew Mackie - Flickr

Baca: Austria Tolak Usir Diplomat Rusia

Baca: 130 Diplomat Rusia Diusir dari Banyak Negara di Dunia, Begini Tanggapan Negeri Beruang Merah Itu

Baca: Mengapa Australia Ikuti Jejak Eropa dan AS yang Kompak Usir Puluhan Diplomat Rusia?

Foto: Nic Porter - Flickr

Banyak orang Selandia Baru yang juga suka menghias pagar mereka dengan sandal jepit. 

Foto: www.lionsclubs.org.nz

Dinding beton ini di Eltham di kota Taranaki tengah tertanam dengan ratusan mainan anak-anak.  

Dinding itu dibuat oleh penduduk lokal Fay Young pada tahun 1997, ketika ia menemukan mobil mainan anak-anak di tanah di luar rumahnya. 

Foto: Gorgeous with Attitude

Pagar dihiasi velek roda mobil di dekat Wenderholm. 

Foto: Getty Images

Sepeda bekas juga dimanfaatkan untuk mendekorasi pagar.  

Pagar-pagar dengan beraneka ragam dekorasi barang bekas tersebut sekarang menjadi ikon nasional di Selandia Baru.  

Selain itu juga menjadi solusi untuk daur ulang sampah.  

(intisari online/Masrurroh Ummu Kulsum) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved