Rabu, 8 April 2026

Hangout

Rindu Menyantap Tumpeng? Wajib Datangi Kafe Unik Bercitarasa Indonesia Ini

Suasana kafe ini sangat unik. Karena dikelilingi daun berwarna biru diberikan sentuhan payung warna-warni di bagian atasnya.

TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

BELAKANGAN ini, kafe dan tempat makan yang menawarkan suasana ala Indonesia semakin banyak ditemukan. Termasuk di Batam. Satu di antaranya adalah d’tumpeng.

D' tumpeng terletak di antara kafe-kafe lain di Mega Legenda. Mengusung konsep semi outdoor, kafe ini hadir dengan dua pilihan suasana. Yakni ruangan indoor dan outdoor.

Suasana kafe ini sangat unik. Karena dikelilingi daun berwarna biru diberikan sentuhan payung warna-warni di bagian atasnya. Daun-daun yang mengelilingi kafe ada yang asli dan ada juga yang sintetis.

Di pinggir-pinggirnya atau di sekitar pagar adalah tanaman asli yang sekilas seperti bambu kecil. Dan di bagian atas, daun-daun menjalar di antara sambungan besi-besi yang ada adalah tanaman buah anggur.

Karena baru saja ditanam, jadi belum sepenuhnya menjalar di setiap sisi, sehingga masih dibantu dengan daun anggur sintetis. Tepat di atas daun anggur yang menjalar adalah payung warna-warni yang menghiasi d' tumpeng cafe.

Meja dan kursi terbuat dari kayu palet dan dilapisi kain meja kotak-kotak berwarna cokelat putih. Untuk area lantai beralaskan batu-batu granit atau koral. Dan yang menarik adalah tutupan lampu yang terbuat dari tembikar.

Baca: Dinner BBQ di Hotel Serasa di Halaman Rumah Sendiri

Baca: Martabak Red Velvet Merahnya Menggoda Selera. Catat Resepnya!

Baca: Teknik Pijat Unik Ini Bisa Hilangkan Pegal Sekaligus Jaga Kesehatan Lho!

Kristian Tri Gunawan, pemilik d' tumpeng mengatakan, tembikar sudah pernah digunakan sebelumnya saat masih membuka usaha teh poci, tidak hanya tembikar tetapi kayu palet tidak dibeli melainkan dari kayu yang sudah tidak terpakai.

"Saya pakai lampu putih dan batu koral ini bisa menghalau nyamuk karena nyamuk tidak suka dengan yang terang-terang. Dan batu-batu ini juga bisa dipakai terapi bagi mereka yang mempunyai rematik," katanya.

Saat memasuki area indoor, mulai dinding, rak-rak hingga meja kursi terbuat dari material palet. Dan untuk alas meja di bagian indoor bercorak bunga-bunga merah muda. Di bagian rak-raknya ada beberapa novel dengan hiasan lainnya. Ternyata area indoor dibuat dengan kontainer yang sudah dirombak ulang pemiliknya. Ada tiga kontainer di sini, duanya lagi ada di bagian dapur.

Sementara itu di bagian atas hanya ada tiga meja persegi panjang dengan alas meja bermotif bunga. Di bagian sudutnya ada sebuah tanaman berwarna hijau. Dan kafe ini mempunyai kapasitas sekitar 150 orang.

Dengan konsep keluarga, d' tumpeng sengaja tidak ada live musik, nobar atau menyediakan free wifi karena tujuan datang ke d' tumpeng agar bisa ‘me time’ bersama keluarga atau siapapun agar lebih akrab. Dan kafe ini juga menyediakan ruangan musala untuk yang beragama muslim. (*)

Tiap Hari Bisa Makan Tumpeng

Halaman 1/2
Tags
kafe
Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved