Sudahlah Hewan Langka, Ada yang Tega Racuni 3 Singa Betina dan 8 Anaknya. Semuanya Terbujur Kaku

Kesebelas singa itu ditemukan terbujur kaku tak bernyawa di dekat desa nelayan Hamukungu, tempat tujuan wisatan populer di Uganda.

Sudahlah Hewan Langka, Ada yang Tega Racuni 3 Singa Betina dan 8 Anaknya. Semuanya Terbujur Kaku
singa2 

TRIBUNBATAM.id, KAMPALA - Sebelas ekor singa ditemukan mati bersamaan di Taman Nasional Ratu Elizabeth, Uganda.

Kesebelas singa itu ditemukan terbujur kaku tak bernyawa di dekat desa nelayan Hamukungu, tempat tujuan wisatan populer di Uganda.

Adapun satwa yang mati terdiri dari tiga ekor singa betina dan delapan ekor anaknya.

Menindaklanjuti insiden tersebut, otoritas satwa liar Uganda akan melakukan investigasi untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian satwa khas Afrika itu.

Dugaan sementara, kesebelas singa tersebut mati diracun.

"Ini hanya sebatas kecurigaan, kami akan menyelidiki penyebab kematian sebenarnya," ujar Bashir Hangi, petugas Humas Otoritas Satwa Liar Uganda seperti dikutip dari Guardian (13/4/2018).

Baca: Ingin Beli Bitcoin di Singapura, Pria Ini Justru Dirampok Broker. Jumlah Uangnya Fantastis

Baca: LUAR BIASA! Pria Singapura Ini Hanya Butuh Rp 100 Ribu untuk Makan Setahun padahal Banyak Uang

Baca: Gegara Ucapan tak Penting Ada Bom Saat Pesawat Mengudara, Warga Singapura Terancam Denda Rp 5,2 M

Sejumlah insiden keracunan yang berujung pada kematian singa memang sering terjadi di Uganda.

Pada Mei 2010, lima ekor singa mati akibat racun di tempat penangkaran.

Pada Mei 2006 hingga Juli 2007, tercatat 15 ekor singa yang mati di negeri itu.

Saat itu, para penggembala yang tak ingin kehilangan ternaknya dituduh sebagai dalang di balik kematian hewan dilindungi itu. (kompas.com/Rizky Chandra Septania)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diduga Diracun, 11 Ekor Singa Mati di Taman Nasional Uganda"

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved