Kamis, 16 April 2026

TEROR BOM DI SURABAYA

Dalam Tiga Hari, Densus 88 Sudah Tangkap 18 Terduga Teroris di Jatim, Empat Tewas Ditembak

Sedikitnya 18 orang terduga teroris sudah ditangkap di sejumlah tempat di wilayah Jatim, lima di antaranya tewas tertembak.

surabaya.tribunnews.com/aflahul abidin
Suasana lokasi penggerebekan teroris di Jalan Sikatan, Surabaya, Selasa (15/5/2018) 

Sedangkan dua putra Dita yang bernama Yusuf Fadil berusia (18) dan Firman Halim (16) juga tewas dalam aksi bunuh diri di gereja lainnya.

Sementara Anton Febrianto adalah pemilik bom yang meledak di Rusun Wonocolo, Kecamatan Taman Sidoarjo.

Dalam ledakan itu, Puspitasari, istrinya, dan anak pertamanya Hilta Aulia Rahman, tewas. 

Tiga anak Anton lainnya selamat dan menderita luka.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa polisi tengah memburu satu keluarga yang baru saja dideportasi dari Turki setelah tragedi ledakan bom tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).

Tito mengatakan hal ini bersamaan dengan koreksi keterangan sebelumnya yang benyebutkan Dita dan keluarganya baru saja pulang dari Suriah.

"Saya koreksi yang kemarin bahwa yang keluarga Dita yang saya maksud ini, terkait dengan satu keluarga (lainnya) yang sedang kami cari," tuturnya.

"Satu keluarga ini adalah salah satu ideolog kelompok ini. Satu keluarga yang baru pulang itu ditangkap oleh Turki kemudian dideportasi ke Indonesia," tambahnya.

Pimpinan keluarga ini ditangkap oleh aparat Turki karena hendak menyeberang ke Suriah.

"Dialah yang menjadi ideolog utama kelompok ini, sedangkan keluarga (Dita) yang meninggal tidak ke Suriah. Ini setelah saya konfirmasi kembali dengan tim Densus yang menangani, dikroscek kembali," ungkap Tito.

Sebelumnya, Kapolri menyebutkan ada sejumlah kelompok yang diwaspadai polisi terkait ISIS di Indonesia.

Pertama adalah kelompok Jamaah Anshar Daulah-Jamaah Ansharut Tauhid (JAT-JAD) yang memiliki sejumlah sel.

Kedua, mereka yang baru kembali dari Suriah. Beberapa di antara mereka tertangkap oleh otoritas di Turki dan Yordania sebelum kembali ke Indonesia.

"Mereka yang kembali dari Suriah ada 500 orang, termasuk di antaranya keluarga ini (Dita)," kata Tito di Surabaya, Minggu (13/5/2018).(*)

Sumber: Surya
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved