Ayah Altantuya, Model Cantik Mongolia yang Dibunuh dengan Bom, Akan Bertemu Mahathir

Sebuah pertemuan sedang diatur antara Shaariibuu Setev, ayah Altantuya dengan Dr M, dalam satu atau dua minggu ke depan.

Ayah Altantuya, Model Cantik Mongolia yang Dibunuh dengan Bom, Akan Bertemu Mahathir
Najib Razak, Altantuya Shaariibuu dan Razak Baginda 

TRIBUNBATAM.id, GEORGE TOWN - Ayah Altantuya Shaaribuu, model cantik asal Mongol yang dibunuh menggunakan bahan peledak militer tahun 2006 ingin bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Dr Mahathir Mohamad.

Sebuah pertemuan sedang diatur antara Shaariibuu Setev, ayah Altantuya dengan Dr M, dalam satu atau dua minggu ke depan.

Anggota parlemen Bukit Gelugor, Ramkarpal Singh mengatakan, Setev ingin bertemu mahathir setelah mendengar kabar bahwa terpidana mati pembunuh Althantuya, Sirul Azhar Umar, akan diekstradisi ke Malaysia dari Australia.

Baca: Terkait Skandal 1MDB, Singapura Sudah Masukkan Jho Low dalam Red Notice Interpol Sejak 2016

“Saya bicara atas nama Setev. Saya sedang dalam proses mengatur agar dia datang ke sini untuk bertemu dengan Mahathir mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pembunuhan Altantuya,
 kata Ramkarpal seperti dilansir Free Malaysia Today, Jumat (8/6/2018).

Baca: Presiden Mongolia Desak Mahathir Buka Kembali Kasus Pembunuhan Model Cantik Altantuya

Baca: Inilah 5 Fakta Altantuya Shariibuu, Model Mongol yang Disebut Wanita Simpanan Najib Razak!

Baca: Najib Razak Lengser dari PM Malaysia, Kasus Kematian Model Mongol Kembali Diungkit!

Baca: Rezim Najib Razak Terguling, Kasus Pembunuhan Model Cantik Mongolia Dibuka Lagi?

"Dia akan datang ke Malaysia dalam waktu satu atau dua minggu," kata Ramkarpal.

Ramkarpal yang juga pengacara itu mengatakan, Mahathir memiliki kekuatan untuk membujuk Raja malaysia, Yang di-Pertuan Agong, untuk membentuk komisi penyelidikan kerajaan (RCI) terkait pembunuhan model Mongolia.

“Ini adalah harapan saya bahwa Jaksa Agung Tommy Thomas bisa mempertimbangkan kembali untuk membuka kembali penyelidikan kasus pembunuhan Altantuya. Saya percaya seseorang memerintahkan pembunuhan, tetapi ini tidak terungkap selama persidangan," katanya.

Kasus pembunuhan model yang disebut-sebut wanita simpanan Razak Baginda, tangan kanan Najib Razak saat menjadi Wakil Perdana Menteri Malaysia, hingga kini masih misterius.

Dua mantan polisi, Sirul Azhar Umar dan Azilah Hardi, divonis mati atas tuduhan membunuh model cantik tersebut dalam pengadilan tingkat pertama.

Keduanya dibebaskan dalam pengadilan banding karena bukti tidak mencukupi.

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved