PPDB 2018

Antrean PPDB di SMPN 8 Batam Dibatasi 100 Orang. Sisanya Diminta Datang Rabu Besok

Proses pendaftaran dan pengambilan nomor antrean Penerimaan Peserta Didik Baru di SMPN 8 Batam, Selasa (3/7/2018), terpantau lancar

Antrean PPDB di SMPN 8 Batam Dibatasi 100 Orang. Sisanya Diminta Datang Rabu Besok
TRIBUNBATAM/LEO HALAWA
SMP Negeri 8 Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Proses pendaftaran dan pengambilan nomor antrean Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 8 Batam,  Selasa (3/7/2018), terpantau lancar.

Sejak dibuka pendaftaran Selasa pagi, ratusan orangtua calon siswa menyerbu sekolah itu.

Jumlahnya lebih dari seratusan orang yang datang.

Baca: Ternyata Sepeda Motor Kelebihan Oli Punya Efek Negatif Ini. Berhati-hatilah!

Baca: Pencarian Dihentikan. Keluarga Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba, Histeris Saat Tabur Bunga

Baca: Saksikan. Indonesia Open 2018 Dimulai Hari Ini. 17 Wakil Indonesia Bermain di Hari Pertama

Sementara, sesuai regulasi, panitia membatas antrean hanya sampai nomor 100 per hari sampai tiga hari, atau Kamis mendatang.

"Yang datang sekitar 100 lebih. Ada yang masih belum dapat antrean. Terpaksa besok datang lagi. Kalau hari ini aman dan lancar," kata Ketua Panitia PPDB SMP Negeri 8 Batam, Sastra S.Ag kepada TRIBUNBATAM.id, di lokasi.

Ia mengatakan, SMP yang terletak di Jalan Hang Lekir Sambau Nongsa itu, tahun menerima siswa sebanyak 180 orang yang akan dibagi dalam 5 kelas. 

"Per kelas biasanya 36 orang,'' katanya.

Baca: Habis Pilwako, Lis Darmansyah Ngurus Syarat Pencalegan DPRD Kepri? Ini Jawaban Humas PN Pinang!

Baca: Kapal Berisi 44 WNI Karam di Johor, Diduga dari Batam atau Bintan. Satu Korban Ditemukan Tewas

Baca: Harga Pertalite di Batam Termahal se-Indonesia, DPRD Segera Panggil Pertamina dan Disperindag

Untuk zonasi sama seperti regulasi biasa, yang ditetapkan Disdik Kota Batam.

Berprestasi sebanyak 5 persen, zonasi 90 persen yang dibagi zona umum 70 persen dan zona miskin 20 persen.

"Untuk zonasi lingkungan sekolah untuk daerah Sambau dan Batu Besar saja,'' ujarnya.

Usai pendaftaran ini, akan digelar ujian seleksi. Bagi yang lolos seleksi akan diumumkan Sabtu (7/7/2018) dan pendaftaran ulang akan berlangsung pada 9-10 Juli.

Menurut Sastra, tidak ada regulasi khusus yang istimewa yang diterapkan di sekolahnya.

Hanya saja, bagi siswa yang beragama Islam harus bisa membaca Alquran dan memiliki sertifikat dari Taman Pendidikan Al Qur'an (TPA).

"Kalau siswa non muslim disesuaikan dengan ajaran agamanya. Nanti ada surat keterangan dari gereja atau dari pihak terkait sesuai agamanya,'' katanya.(leo)

Penulis: Leo Halawa
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved