Menakar Keuntungan Main Saham e-Commerce: Menarik tapi Punya Risiko Tinggi

Saat ini, di Bursa Efek Indonesia baru ada tiga perusahaan e-commerce yang sudah menggelar IPO.

Menakar Keuntungan Main Saham e-Commerce: Menarik tapi Punya Risiko Tinggi
thikstockphotos
Ilustrasi pergerakan harga saham 

MCAS sempat menorehkan harga tertinggi di Rp 3.525, tapi terkoreksi hingga saat ini di Rp 2.900, sehingga lebih menarik.

"MCAS berpotensi kembali menyentuh level tertinggi dalam dua sampai tiga bulan mendatang," prediksi Rovandi, Rabu (18/7).

Rovandi juga menilai fundamental NFCX menarik, lantaran tren masyarakat mengarah ke digital.

Bisnis NFCX, yang menggarap layanan TV streaming serta platform voucer digital, berpotensi berkembang.

Namun, Rovandi masih menyarankan wait and see dalam waktu dekat. Sebab, bisnis digital sulit ditebak.

Analis Narada Asset Management Kiswoyo Adi Joe mengatakan, saham e-commerce cenderung sulit dihitung dari sisi valuasi.

Selain itu, risikonya cukup besar.

"Mereka menawarkan big data. Tapi, big data sulit dilihat sisi keuntungannya," kata Kiswoyo. Dus, ia menyarankan investor wait and see.

Pengamat pasar modal Suria Darma memaparkan, secara valuasi, saham e-commerce belum terlalu besar dan pergerakannya sulit diprediksi.

Namun, saham yang bergerak di bisnis ini punya keunggulan sisi brand equity.

Trimegah menargetkan harga NFCX jangka panjang di level Rp 3.100 per saham. (kontan)

Editor:
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved