HARI ANAK NASIONAL 2018
Hari Anak Nasional 2018 - 10 Permainan yang Tak Ditemukan Anak-anak Zaman Now
Tidak ada salahnya, anak-anak zaman now perlu mengenal permainan anak zaman dulu yang dimainkan orangtua mereka
Gasing atau juga disebut Gangsing adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik.
Permainan ini tidak hanya dimainkan anak-anak tapi juga oleh orang dewasa.
Gasing dibuat dari kayu, walaupun sering dibuat dari plastik, atau bahan-bahan lain.

Wali Kota Batam HM Rudi memainkan gasing saat membuka Tamadun Melayu Festival Kampoeng Toea di Belakangpadang, Jumat (29/4/2016) (tribunbatam/argianto danugraha)
Kayu diukir dan dibentuk hingga menjadi bagian badan gasing.
Tali gasing umumnya dibuat dari nilon, sedangkan tali gasing tradisional dibuat dari kulit pohon.
Panjang tali gasing berbeda-beda bergantung pada panjang lengan orang yang memainkan.
Gasing biasanya berputar terhuyung-huyung untuk beberapa saat hingga interaksi bagian kaki (paksi) dengan permukaan tanah membuatnya tegak.
Gasing merupakan salah satu permainan tradisional Nusantara.
Dikutip dari wikipedia Indonesia, wilayah Pulau Tujuh Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, permainan gasing telah ada jauh sebelum penjajahan Belanda.
Sedangkan di Sulawesi Utara, gasing mulai dikenal sejak 1930-an.
Permainan ini dilakukan oleh anak-anak dan orang dewasa.
Biasanya, dilakukan di pekarangan rumah yang kondisi tanahnya keras dan datar.
Permainan gasing dapat dilakukan secara perorangan ataupun beregu dengan jumlah pemain yang bervariasi, menurut kebiasaan di daerah masing-masing.
Hingga kini, gasing masih sangat populer dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia.
Bahkan warga di Kepulauan Rian rutin menyelenggarakan kompetisi.