BATAM TERKINI

4 Kali Banjir, Warga Tiban Koperasi Minta IMB Lahan Kolam Retensi Dicabut

Warga Tiban Koperasi meminta Pemko dan BP Batam untuk mencabut IMB di lahan Kolam Retensi Warga Tiban Koperasi Sekupang.

4 Kali Banjir, Warga Tiban Koperasi Minta IMB Lahan Kolam Retensi Dicabut
TRIBUNBATAM/ALFANDI SIMAMORA
Kondisi wilayah Tiban Koperasi yang kerap dilanda banjir saat hujan turun. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Warga Tiban Koperasi meminta Pemerintah Kota Batam dan BP Batam untuk mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di lahan Kolam Retensi Warga Tiban Koperasi Sekupang, Batam.

Pasalnya sudah hampir empat kali pemukiman warga dilanda banjir akibat kolam retensi ditimbun.

Selain itu, saat ini lahan tersebut juga sudah disegel Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Batam.

"Kami warga Tiban Koperasi meminta kepada Pemko Batam dan BP Batam mencabut IMB di lahan tersebut. Dan kolam retensi dikembalikan lagi seperti semula," tutur Anto Sujanto wakil ketua komite penanggulangan banjir di Tiban Koperasi, Senin (17/9/2018).

Baca: Bolehkah Puasa Asyura 10 Muharram Tanpa Puasa Tasua? Simak Penjelasannya

Baca: Ada Siswa SD Belajar Sambil Lesehan di Gedung DPRD Batam, Ini Reaksi Anggota Dewan

Baca: Protes Sekolahnya Digusur Rata Tanah, Sejumlah Siswa SD Belajar di Gedung DPRD Batam

Warga menilai apa yang dilakukan BP Batam tidak sesuai dengan yang diharapkan dan sesuai kesepakatan.

"Karena mereka membuat kolam resapan air di samping sekolah Kasih Karunia dan kolam yang dibuat itu tidak sesuai dengan yang diharapkan. Karena tidak bisa juga menangani banjir dalam jangka waktu panjang," tutur Anto.

Anto juga memberitahu, selain itu warga juga selalu ada rasa khawatir terus menerus  di tengah curah hujan di Wilayah Sekupang. Karena banjir susulan akan terjadi disaat hujan turun.

"Seperti contohnya Jumat (8/9/2018) kemarin banjir susulan masih terjadi di pemukiman kami. Padahal pihak BP Batam sudah membuat kolam resapan air yang tidak sesuai kesepakatan disamping sekolah kasih karunia, tapi tetap banjir dan tak ada hasil sama sekali," jelasnya. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved