Ini Manfaat Puasa Tasu'a dan Asyura di Bulan Muharram pada 19-20 September 2018
Bulan Muharram adalah satu di antara bulan suci bagi umat muslim selain bulan Ramadhan.
TRIBUNBATAM.id - Bulan Muharram 1440 Hijriah adalah bulan yang suci dan penuh keistimewaan untuk memperbanyak amal ibadah, di antaranya adalah berpuasa sunah.
Bulan Muharram adalah satu di antara bulan suci bagi umat muslim selain bulan Ramadhan.
Baca: Ini Lafaz Niat Puasa Tasua 9 Muharram dan Puasa Asyura 10 Muharram, Pada Hari Rabu & Kamis Besok
Baca: Bolehkah Puasa Asyura 10 Muharram Tanpa Puasa Tasua? Simak Penjelasannya
Baca: Apa Itu Puasa Asyura dan Kapan Dilakukan saat Muharram? Simak Pembahasannya Berikut Ini
Berikut hadits penjelasan tentang puasa di bulan Muharram:
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ
“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163).
Manfaat Puasa Asyura
Dilansir dari nu.co.id, puasa Asyura memiliki keutamaan dapat menghapuskan dosa selama satu tahun yang telah terlewat.
صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ
“Puasa hari ‘Asyura, sungguh aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun yang telah lalu,” (HR. Muslim no. 1975).
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ؟ فَقَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
"Dari Abu Qatadah Al-Anshari RA, Rasulullah SAW ditanya tentang puasa hari Asyura, maka beliau bersabda: “Puasa Asyura dapat menghapuskan dosa-dosa kecil setahun yang lalu,” (HR. Muslim no. 1162).
Manfaat Puasa Tasu'a
Puasa Tasu'a dilaksanakan untuk melengkapi amalan pada puasa Asyura.
وعن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُما قال، قال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم: ((لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع)) رَوَاهُ مُسلِمٌ.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma dia berkata : "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada (hari) kesembilan” (HR. Muslim).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-puasa_20180517_104600.jpg)