KEBAKARAN DI BENGKONG ALJABAR

Sebelum Kebakaran Terjadi, Ledakan Keras Terdengar Dekat Stop Kontak.

Wali Kota Batam, Rudi langsung mengunjungi korban kebakaran di Pesantren Bengkong Aljabar, Bengkong, Selasa (16/10/2018).

Sebelum Kebakaran Terjadi, Ledakan Keras  Terdengar Dekat Stop Kontak.
TRIBUNBATAM/DEWANGGA RUDI SERPARA
Walikota Batam Muhammad Rudi menemui korban kebakaran di Bengkong Aljabar 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wali Kota Batam, Rudi langsung mengunjungi korban kebakaran di Pesantren Bengkong Aljabar, Bengkong, Selasa (16/10/2018). Kebakaran yang terjadi di pesantren Al-Jabar Bengkong, menaruh perhatian kepada banyak pihak.

Wali kota Batam Muhammad Rudi terlihat mendatangi lokasi sekitar pukul 19.30 WIB.Usai melihat lokasi kebaran, Wali Kota Batam Muhammad Rudi langsung menuju ke masjid untuk melihat kondisi para santri.

Salah satu pengurus pesantren mengatakan, ada satu korban yang terluka dan segera menunjukkannya kepada wali kota.

Baca: Kebakaran Bengkong Aljabar - Mobil Barracuda Brimob Ikut Diterjunkan Padamkan Api

Baca: Pemerintah Akan Gunakan Dana Darurat Bantu Korban Kebakaran Bengkong Aljabar

Baca: Kebakaran Bengkong Aljabar - Ventilasi Selamatkan Anak Panti dari Kebakaran

"Ini pak salah satu santri yang menjadi korban," ujar pengurus pesantren tersebut.Ia datang ke Masjid Aljabar dimana para santri dikumpulkan.

Sesampai disana, hal yang ditanyakan Rudi yakni "Apakah kalian sudah makan? Pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh salah satu santri dengan polos. "Belum pak," ujar salah satu santri.

Sebelum terbakar, pagi sempat alami korsleting. Namun api bisa dipadamkan oleh pengurus.

"Tadi siang juga sempat terbakar. Api berasal dari korsleting listrik. Namun cepat dipadamkan. Satu kamar habis tadi siang," sebut Gopin.

Menurut Gopin, api berasal dari pendingin ruangan. Menurutnya, AC tersebut tidak padam selama 24 jam.Alias Seklur Bengkong Indah, yang ada di lokasi kebakaran mengatakan, dari informasi yang ia dapat, anak yang tinggal di sana sekitar 40 orang. 31 santri pria dan 9 santri wanita.

Satu orang santri bernama Rival dibawa ke Puskesmas karena sempat tertimpa reruntuhan saat api membakar bangunan tersebut.

Diduga, saat kejadian Rival tidur di kamar bagian atas.Rival Tia Rivaldo (7) salah satu santri sempat menjadi korban kebakaran dalam musibah tersebut.

Saat kejadian Rival tidur diranjang bagian atas."Sudah salat magrib, saya langsung tidur. Kemudian ada yang bangunin, saya dibangunin bang Gopin," sebut Rival menerangkan.

Saat ia terbangun, suasana sudah panas, ia reflek mencari ruang untuk membebaskan diri dari dalam kamar. Ketika itu ia melihat sebuah ventilasi yang belum ditutup kaca."Saya masuk ke sana, dan meloncat keluar.

Lobang itu sama tinggi dengan tempat tidur saya," sebut Rival bercerita dengan sedikit linglung.Saat meloncat keluar dari lubang itulah Rival terkena api. Saat itu sebuah benda yang terbakar menimpa kepalanya. "Kena kayu gosong, kayunya kena muka saya," sebutnya.

Rivan kemudian dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. Hidung dan telinga Rival terbakar dan sudah diberikan obat. (*)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved