Kebakaran di Bengkong Aljabar

Butuh 3 Jam untuk Padamkan Api, Damkar Kerahkan 10 Unit Mobil, Dibantu Barracuda Brimob

Kebakaran terjadi di Panti Asuhan dan Pesantren Aljabar yang berlokasi di Bengkong Aljabar, Selasa (16/10/2018) malam

Butuh 3 Jam untuk Padamkan Api, Damkar Kerahkan 10 Unit Mobil, Dibantu Barracuda Brimob
TRIBUNBATAM.ID/ARGIANTO
Warga berusaha memadamkan api di Kompleks Pesantren Aljabar, Bengkong Aljabar, Kota Batam, Selasa (16/10/2018) malam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kebakaran terjadi di Panti Asuhan dan Pesantren Aljabar yang berlokasi di Bengkong Aljabar, Selasa (16/10/2018) malam.

Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa terkiat kebakaran ini.

Sekitar 3 petugas pemadam kebakaran dibantu warga berjibaku memadamkan api dan mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran.

Baca: Api Padam Setelah Kumandang Azan Fardhu Isya, Ini 7 Fakta Kebakaran di Bengkong Aljabar

Baca: Ingat, Data Penduduk Dewasa yang Belum Rekam E-KTP Bakal Diblokir

Baca: Argentina vs Brasil - Argentina Tanpa Lionel Messi, Brazil Menang Lewat Gol Miranda di Ujung Laga

Baca: MotoGP Jepang - Ternyata Ini Rahasia Valentino Rossi dan Vanales: Mestinya Kami Coba Sejak Lama

"Alhamdulillah selama 3 jam dari pukul 18.00 WIB tadi petugas bersama masyarakat ikutl memadamkan api," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Batam, Azman.

Azman mengatakan, tak ada hambatan saat proses memadamkan api pada kebakaran di pesantren Bengkong Aljabar tersebut.

"Tidak ada korban jiwa, namun ada korban luka-luka. Saat memadamkan api enggak ada hambatan," katanya.

Azman menyebutkan ada 10 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan dari seluruh pos Kota Batam, mulai dari pos Tembesi, Duriangkang, Barelang, dan sebagainya.

Damkar dibantu 1 unit  Barracuda Brimob Kota Batam.

"Semua unit mobil damkar kita arahkan dan panggil kesini, tadi juga terlihat ada bantuan barakuda dari Brimob," imbuhnya.

Azman menyampaikan saat ini sedang proses pendinginan api. Jika selesai akan diserahkan kepada pihak Polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Selesai proses pendinginan kita serahkan ke pihak Polisi untuk proses penyelidikan dan mengetahui penyebabnya," ujarnya.(drs)

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved