Selasa, 2 Juni 2026

Berada 700 Meter dari Gunung Anak Krakatau, Nelayan Ini Jadi Saksi Hidup Terjadinya Tsunami Banten

Nelayan asal Lampung, Puji (19), menjadi salah satu saksi mata yang melihat detik-detik terjadinya tsunami Banten, Sabtu (22/12/2018).

Tayang:
GEO MAGZ: Stehn (1929)
Ilustrasi/Foto-foto Lawas Kelahiran Gunung Anak Krakatau 1929 Mulai Tumbuh dari Kedalaman Laut 180 Meter 

Puji mengatakan 3 temannya tidak sanggup lagi berenang ke daratan lantaran kehabisan tenaga dan alami kram kaki.

Di sisi lain, Puji dan 3 nelayan lain yg berhasil selamat juga tidak sanggup menyelamatkan temannya karena sudah mulai lemas.

"Mereka sempat bilang sudah ngga kuat lagi, kaki sudah kram, ngga tahan lagi. Kita juga bingung caranya menyelamatkan gimana, tubuh saya juga sudah lemas, buat menyelamatkan diri susah," ujarnya.

Alhasil, Puji dan temannya memutuskan meninggalkan 3 nelayan tersebut guna menyelamatkan diri lebih dulu.

Puji berenang ke daratan dari tengah laut selama 16 jam dengan kondisi tubuh yang sudah sangat lemas dan sedih karena harus meninggalkan temannya.

"Akhirnya kita tinggalkan 3 orang itu di tengah laut," tandasnya. (Nakita.grid.id/Shevinna Putti Anggraeni)

Sumber: GridHot.id
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved