KAPAL TABRAK JEMBATAN BARELANG
Kapal Tanker Eastern Glory Tabrak Jembatan 2 Barelang, Cegah Kapal Kabur Izin Belayar Dibatalkan
"Sementara informasi terkait kondisi jembatan, kami masih menunggu update dari Direktorat Pembangunan Sarana dan Prasana BP Batam," ujarnya.
Penulis: Dewi Haryati |
Cegah Kapal Kabur Tinggalkan Batam, Izin Berlayar Kapal Tanker Dibatalkan Hingga Penyidikan Selesai
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasubdit Humas BP Batam, Mohamad Taofan mengatakan, perkembangan terbaru untuk kapal tanker, sekitar pukul 19.00 WIB, Rabu (23/1/2019) pergeseran kapal dari jembatan mulai dilakukan.
Kapal akan ditarik kembali ke TUKS Jagad Energy.
"Pukul 19.44 WIB, posisi kapal sudah bisa didorong keluar dari Jembatan II dibantu tiga tugboat," ujar Taofan.
Selanjutnya, untuk penyidikan penyebab insiden tabrakan jembatan, saat ini ditangani pihak Kesyahbandaran KSOP Khusus Batam.
Lebih lanjut, akibat insiden ini, perizinan berlayar kapal dibatalkan sampai kasusnya selesai. Itu untuk mencegah kapal meninggalkan perairan Batam.
• 7 Fakta Kapal Tanker Eastern Glory yang Tabrak Jembatan Barelang Batam, Tertangkap Selundupkan Solar
• VIDEO. Kapal Tanker Eastern Glory Tabrak Jembatan Barelang Batam
• Kapal Tanker Eastern Glory Tabrak Jembatan Barelang Batam, Dirpolairud Polda Kepri Turun ke Lokasi
• Kapal Tanker Eastern Glory Tabrak Jembatan Barelang Batam, Begini Kesaksian Warga
"Sementara informasi terkait kondisi jembatan, kami masih menunggu update dari Direktorat Pembangunan Sarana dan Prasana BP Batam," ujarnya.
Taofan membenarkan, akibat insiden tabrakan kapal tanker itu, terjadi kerusakan pada kondisi jembatan. Hanya saja, seberapa besar kerusakannya, masih akan diteliti lagi.
"Kondisi kerusakannya akan diteliti lagi bersama pihak Kementerian PU PR," ujarnya.
Biaya Perbaikan Jembatan Dibebankan ke Pemilik Kapal
Badan Pengusahaan (BP) Batam akan menurunkan timnya untuk mengecek kondisi Jembatan 2 Barelang, pasca ditabrak kapal tanker Eastern Glory MT.
Meski terlihat tak jauh beda dengan kondisi awal jembatan, namun pemeriksaan lanjutan terhadap konstruksi jembatan tetap diperlukan.
"Ya, nanti tim yang akan memeriksa lebih lanjut terkait kondisi jembatan," kata Kasubdit Humas BP Batam, Mohamad Taofan, Rabu (23/1).
Penanganan terhadap jembatan ini, lanjutnya sama seperti insiden kapal menabrak Jembatan VI Barelang beberapa waktu lalu.
Yakni dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), perawatan, dan lainnya. Kemudian dari situ diputuskan, apakah perlu perbaikan atau tidak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kapal-tanker-menabrak-jembatan-di-barelang-batam.jpg)