BATAM TERKINI

INGAT! Pesan Taksi Online di Batam Harus Sesuai Titik Jemput, Ini Dia Daftar 41 Lokasi Titik Jemput

Saat ini,sudah ada 41 titik penjemputan penumpang taksi online di Batam. Agar tak memicu konflik dan masalah baru, cek dulu daftar lokasi 41 titik ini

INGAT! Pesan Taksi Online di Batam Harus Sesuai Titik Jemput, Ini Dia Daftar 41 Lokasi Titik Jemput
net
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi mengatakan, untuk saat ini, taksi online yang beroperasi di Batam masih belum mengantongi legalitas terkait izin operasionalnya.

Meski begitu, untuk saat ini perlu diatur titik-titik penjemputan penumpang transportasi berbasis aplikasi berdasarkan kesepakatan bersama pihak terkait.

Tidak lain tujuannya untuk menjaga situasi kondusif di Batam.

Adapun taksi online yang ada saat ini, badan usahanya baru mengurus izin prinsip.

Sudah ada 13 badan usaha yang mengurus izin prinsipnya saat ini.

"Jelang keluar izin badan usahanya, dalam jangka pendek diaturlah titik-titik ini berdasarkan kesepakatan antara perwakilan taksi konvensional dan taksi online. Kan ada beberapa persyaratan itu yang harus dilengkapi. Dari STNK dan sebagainya. Kita menunggu realisasi kebijakan dari Permenhub yang baru," ujar Rustam, Selasa (29/1/2019).

Tak Bisa Order Sembarangan, Taksi Online di Batam Bakal Miliki Titik Jemput Penumpang

Ribut Terus, Taksi Online dan Taksi Konvensional Batam Akhirnya Duduk Bersama. Ini Hasilnya

BREAKING NEWS. Driver Taksi Online dan Konvensional Ribut Lagi di Depan DC Mall Batam

Lantas bagaimana jika titik penjemputan penumpang ini dilanggar, apa sanksinya? Rustam mengatakan, tetap ada sanksi hukum bagi si pelanggar. Diharapkan tidak ada ribut-ribut lagi soal penumpang ini di lapangan, antara sopir taksi konvensional dan sopir taksi online.

"Kalau sopir taksi konvensional melihat sopir taksi online menjemput tidak di titik yang disepakati, difoto saja kendaraannya. Setelah itu kirim fotonya ke Dishub dan polisi," katanya.

Dari situ pihak kepolisian bisa mengambil tindakan untuk menilang kendaraannya, sampai dilakukan penahanan, dan lain sebagainya.

"Kami imbau kepada masyarakat supaya paham dengan titik-titik lokasi penjemputan ini. Jangan sampai ikut memacu hal yang tak enak di masyarakat," ujar Rustam.

Halaman
1234
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved