BATAM TERKINI
Agar Mudah Cari Penumpang, Taksi Konvensional Bisa Pakai Aplikasi Online, Blue Bird Sudah Pakai
Taksi plat kuning atau taksi konvensional bisa menggunakan aplikasi online untuk memudahkan mereka mendapatkan orderan penumpang.
Taksi Plat Kuning Pun Bisa Daftar Menjadi Taksi Online
Laporan Wartawan Tribunbatam.id : Dipa Nusantara
TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Polemik antara taksi konvensional dan taksi online yang kerap terjadi di Kota Batam sedikit demi sedikit telah menemui titik terang.
Rapat koordinasi yang diadakan oleh Dishub Kota Batam beberapa waktu yang lalu akhirnya menghasilkan kesepakatan sebanyak 43 titik jemput bagi para penumpang taksi online.
Hal ini tentunya untuk menghindari pertikaian yang acap kali terjadi antara kedua belah pihak.
"Ya ditetapkan 43 titik melalui musyawarah kedua belah pihak. Tentunya ini guna memberikan kenyamanan bagi para wisawatan yang berkunjung ke Kota Batam," ujar Frengki Willianto, Kabid LLAJ Dishub Provinsi Kepri, kepada TRIBUNBATAM.ID ketika dimintai keterangannya selesai rapat koordinasi dilaksanakan.
Namun, sayangnya banyak yang belum tahu jika sebenarnya taksi konvensional juga dapat berafiliasi menjadi taksi online.
Hal ini seperti yang dikemukakan oleh M Galla, perwakilan PT Suluh yang juga merupakan salah satu badan usaha yang mengantongi izin Angkutan Sewa Khusus (ASK) kepada TRIBUNBATAM.ID beberapa waktu yang lalu.
• Bisa Pakai GPS Tanpa Kena Tilang? Begini Triknya, Cocok Bagi Driver Ojek dan Taksi Online
• Taksi Online Tetap Bisa Jemput di Perumahan, Ini Dia 41 Titik Jemput Taksi Online di Area Publik
• INGAT! Pesan Taksi Online di Batam Harus Sesuai Titik Jemput, Ini Dia Daftar 41 Lokasi Titik Jemput
FOLLOW JUGA :
"Bisa kok bergabung, teknologi ini kan gak bisa dibatasi ya jadi semuanya bisa diatur. Nanti kalo bergabung, ada Grab Taxi namanya," ujar Galla menjelaskan.
Menurutnya sudah ada beberapa taksi yang juga bergabung menjadi mitra aplikasi Grab tersebut.
"Sudah ada beberapa yang gabung walau tidak semua. Ada Green taksi, Jala taksi, dan Black Horse taksi. Tapi nggak semua ya, cuma ada," ujarnya lagi.
Tapi Galla juga menambahkan bahwa dirinya tetap menghormati komitmen yang sudah dilakukan antara kedua belah pihak, baik taksi konvensional maupun taksi online.
"Ya kita juga menghargai perbedaan, nggak bisa maksain. Ingat, itu cuma aplikasi. Aplikasi ini kan sifatnya memudahkan untuk pemesanan saja. Harga tetap ikutin argo," tambahnya.
• Rose BLACKPINK Ulang Tahun ke-22, Tagar #RosesAreRosieDay Jadi Trending Topic Dunia
• Siswa Tantang Guru, Begini Perasaan Nur Khalim dan Gajinya Jadi Guru Honorer
• Seorang Balita Kejang dan Tewas Setelah Dibanting Ayah Tirinya Karena Kesal pada Sang Ibu
• Mulan Jameela Besuk Ahmad Dhani di Rutan Medaeng Sidoarjo, Dikelilingi 6 Pria Badan Tegap
Senada dengan Galla, Defrizal, salah satu perwakilan ADO Kota Batam juga membenarkan hal tersebut.
"Ya benar, ada beberapa yang juga bergabung sebagai mitra aplikasi Grab Taxi. Cuma kan nggak semua, tapi ada," ujarnya kepada TRIBUNBATAM.ID via whatsapp.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/taksi-online-3.jpg)