Kebakaran Lahan di Gang Bambu Km 16 Sempat Bikin Panik Warga, Begini Kejadiannya
Warga di komplek perumahan Gang Bambu, Km 16 Toapaya Selatan dibuat kaget dengan kobaran api yang melahap lahan di sekitar mereka tinggal
TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Warga di komplek perumahan Gang Bambu, Km 16 Toapaya Selatan dibuat kaget dengan kobaran api yang melahap lahan di sekitar mereka tinggal, Minggu (17/2/2019) siang.
Sempat terjadi kepanikan, terutama yang jarak rumahnya dekat dengan lokasi lahan terbakar. Beberapa warga berhamburan ke lokasi kebakaran.
"Kontak pemadam, kontak pemadam...,"begitu teriak warga saat kobaran api terlihat membakar lahan yang ditumbuhi pepohonan rampat dan semak belukar.
Sejam kemudian, armada damkar datang ke lokasi terbakar. Petugas damkar pun langsung berjibaku memadamkan api. Sejumlah warga menyaksikan proses pemadaman dengan seksama.
"Kejadian kebakaran jam 12 siang. Jam satu siang kami kemudian dapat informasi bahwa ada kebakaran di lokasi,"kata Nurwendi, kepala UPT Damkar Toapaya.
Begitu mendapatkan informasi, tim damkar pun langsung meluncur ke lokasi terbakar. Beberapa jam kemudian, api berhasil dipadamkan.
• Kenapa Tiket AirAsia Tidak Dijual di Traveloka dan Tiket.com? Ini Jawaban Pihak AirAsia
• Konser Ady eks Naff di Karimun, Ribuan Warga Padati Coastal Area
• J-Hope BTS Ulang Tahun ke 25, Yuk Intip Perubahan Wajahnya hingga Hadiah dari ARMY BTS
• Luna Maya Termasuk ARMY, Mantan Kekasih Ariel Noah Sebut RM (Rap Monsters) BTS Paling Cool
Pengamatan Tribun, hingga pukul 15.30 WIB, masih ada api sisa sisa api yang membakar lahan di daerah tersebut. Namun jangkauannya sudah kecil dan dinilai tidak berpotensi meluas lagi.
Meski demikian, sampai pukul 16.00 WIB, armada Damkar masih tetap siaga di lokasi. Menjaga jangan sampai terjadi kebakaran susulan.
Kejadian kebakaran susulan kerap dijumpai Damkar.
Usai memadamkan lokasi dan pulang ke markas, mendadak beberapa jam kemudian ada lagi laporan lahan terbakar di lokasi yang sebelumnya sudah dipadamkan.
"Maka itu, armada kita selalu standby menjaga terjadi hal demikian,"kata Nurwendi.
Kejadian kebekaran di lahan Gang Bambu Km 16 belum diketahui apa penyebabnya.
Warga di komplek menduga berasal dari arah komplek perumnas Km 15 yang masuk wilayah Tanjungpinang. Kebetulan, lokasi berbatasan langsung dengan wilayah Tanjungpinang.
"Bisa jadi disebabkan puntung rokok yang dibuang begitu saja di semak semak. Apalagi kalau rokok kretek yang dibuang, lama matinya, akhirnya membakar sedikit daun daun di sekitarnya, lama kelamaan membesar jadi api,"kata Gun warga sekitar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/warga-di-komplek-perumahan-gang-bambu.jpg)