Tidak Semua Produk Susu Itu Susu Asli, Kenali Perbedaannya Ini

BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) mengeluarkan pernyataan jika susu kental manis (SKM) tidak setara dengan susu segar.

Tidak Semua Produk Susu Itu Susu Asli, Kenali Perbedaannya Ini
kayuagung.com
Susu kental manis. Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id- Rasanya masih segar diingatan kita ketika BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) mengeluarkan pernyataan jika susu kental manis (SKM) tidak setara dengan susu segar.

Berkat pernyataan tersebut, masyarakat pun masih memperbincangkan polemik olahan susu hingga kini.

Padahal, di banyak wilayah Indonesia, SKM sering diberikan oleh orang tua untuk memenuhi kebutuhan susu pada anak.

Untuk itu, Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (KOPMAS) meluncurkan video edukasi tentang karakteristik olahan susu.

Batalkan Rencana Pemadaman Bergilir 9 Jam Sehari, Bright PLN Batam Ungkap

Dikabarkan Menikah dengan Syahrini, Ternyata Reino Barack Punya Masjid Megah di Jepang

Jangan Sepelekan Telinga Mendengung, Jika Lebih Dari 2 Minggu, Bisa Jadi Pertanda Ini

Tak Cuma Orang Gangguan Jiwa, 120 Penyandang Disabilitas Ikut Milih Pemilu 2019 Nanti

Polemik Susu Kental Manis

Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (20/02/2019), Ketua KOPMAS Arif Hidayat mengatakan meski Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah menegaskan sejumlah larangan terkait susu kental manis melalui PerBPOM No 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan, namun edukasi untuk masyarakat tidak boleh putus.

Salah satu larangan BPOM dalam aturan tersebut terdapat pada pasal 54.

Dalam pasal itu, disebutkan bahwa susu kental manis bukan untuk menggantikan air susu ibu sehingga tidak cocok untuk bayi sampai usia 12 bulan dan tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya sumber gizi.

Larangan lain terdapat pada pasal 67 butir W tentang pernyataan/visualisasi yang menggambarkan bahwa SKM dan analognya disajikan sebagai hidangan tunggal berupa minuman susu dan sebagai satu-satunya sumber gizi.

Pada butir X juga terdapat larangan pernyataan/visualisasi yang semata-mata menampilkan anak di bawah usia 5 (lima) tahun pada susu kental dan analognya.

Halaman
1234
Editor: Anne Maria
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved