Pengakuan Guru Olahraga yang Cabuli Siswi-siswinya saat Ganti Baju : Saya Bukan Nafsu, Hanya Gemes

Tak terima anaknya diperlakukan seperti itu oleh oknum guru olahraga tersebut, kemudian ayah korbanpun mendatangi polsek Lembak

Pengakuan Guru Olahraga yang Cabuli Siswi-siswinya saat Ganti Baju : Saya Bukan Nafsu, Hanya Gemes
EDISON/TRIBUNSUMSEL.COM
Mardion, Guru Olahraga cabuli siswi-siswinya di kelas saat ganti baju ditangkap Polsek Lembak Muaraenim 

"Tersangka sudah kita amankan guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut, selain itu kita juga telah mengamankan barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban pada saat kejadian,"jelasnya.

Terkait keenam korban lainnya yang diduga telah menjadi korban pencabulan yang dilakukan tersangka lanjutnya hingga saat ini pihak korban belum membuat laporan ke Polsek Lembak.

"Namun yang pastinya ini akan tetap kita tindak lanjuti,dan terkait kasus ini tersangka kita ancam dengan pasal Pasal 81 ayat 2 UU no. 17 Tahun 2016 perubahan kedua UU No.35 Thn 2014 tentang Perlindungan Anak,"pungkasnya.

Pengakuan guru olahraga cabuli siswi

Mardiono alias Dion (27) oknum guru olahraga di SD Negeri di Lembak Muaraenim mengaku ia memang mencabuli 7 siswi SD ditempatnya mengajar.

"Jadi saya itu melihat AA itu gemes, pengen mencubit pipi dan pegang dadanya. Saya bukan nafsu, tapi hanya gemes saja," ungkap Dion ketika dibincangi dihadapan Kapolsek dan anggota Polsek Lembak ketika dibincangi, Kamis (21/3/2019).

Menurut Dion, dirinya melakukan perbuatan pencabulan terhadap AA sebanyak dua kali pertama di ruang kelas 5 dan kedua di perpustakaan di hadapan murid-murid yang lainnya.

"Pertama saat usai olahraga jam ganti pakaian, AA saya dekati lalu saya pegang pipinya dan saya ciumi. Dia berontak, lalu saya pegangi payudaranya dan kemudian kemaluannya saya pegang, saat itu ada dua siswi lainnya," katanya.

Dion yang baru delapan bulan berumah tangga dan istri baru hamil empat bulan itu mengaku, ketika ia mencabuli AA siswi lain hanya menyaksikan dan tidak berani melakukan apa-apa.

"Kedua di perpustakaan juga saya pegang payudara dan kemaluannya, waktu itu ramai. AA ini memang dekat dengan saya sehingga saya gemes, saya tidak nafsu karena alat kelamin saya tidak berdiri tapi saya puas," bebernya.

Halaman
1234
Editor: Rio Batubara
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved