PEMILU DAN PILPRES 2019

Pengabdian Luar Biasa Polisi Kawal Pemilu. Empat Gugur Kelelahan Hingga Gendong Kakek-kakek ke TPS

Kalimat pengabdian luar biasa pantas disematkan bagi para polisi dan TNI yang bertugas menamankan Pemilu dan Pilpres 2019 ini.

Pengabdian Luar Biasa Polisi Kawal Pemilu. Empat Gugur Kelelahan Hingga Gendong Kakek-kakek ke TPS
Tribun lampung
Polisi Lampung gendong kakek-kakek ke TPS 

TRIBUN.BATAM.ID - Kalimat pengabdian luar biasa pantas disematkan bagi para polisi dan TNI yang bertugas menamankan Pemilu dan Pilpres 2019 ini.

Mereka tak pernah mengeluh meskipun kelelahan sangat jelas terlihat di wajah mereka, terutama yang menjaga logistik pemilu, mengawal TPS hingga membantu warga yang kesulitan dalam menunaikan hak pilihnya.

Bahkan, empat anggota kepolisian yang meninggal dunia saat menjalankan tugasnya mengamankan Pemilu 2019 seperti yang dirangkum TribunStyle.com

HASIL REAL COUNT KPU Hingga Pukul 20.15 WIB, Suara Masuk Baru dari 6.753 TPS, Lihat yang Unggul

Ibu dan Anak Ditemukan Bersimbah Darah di Kasur, Diduga Bunuh Diri

Didampingi Sandiaga Uno, Prabowo Kembali Deklarasikan Kemenangan Pilpres 2019

Satu di antaranya adalah Babinkamtibmas Cilengkrang Polsek Cileunyi Aiptu M. Saepudin meninggal di RS Ujung Berung Bandung pada Rabu (17/4/2019) pukul 09.20 WIB.

Saepudin meninggal lantaran kecapekan karena sebelumnya bertugas menjaga kotak suara.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

"Iya, betul, kami berduka cita. Ada anggota kami yang meninggal saat sedang menjalankan pengamanan di TPS," ujar Trunoyudo Wisnu Andiko via ponsel seperti dikutip GridPop.ID dari Tribun Jabar, (18/4).

Melansir dari Kompas.com, Saepudin sempat mengeluh sesak setelah menjaga surat suara.

"Saepudin, Selasa (16/4/2019) sekitar pukul 23.00 WIB mengeluh lelah setelah mengawal kotak suara," kata Truno dalam keterangan tertulisnya Kamis (18/4/2019).

Usai mengeluh kelelahan, Saepudin lalu beristirahat di Pospol Cilengkrang.

Esok harinya, Rabu (17/4/2019), Saepudin mengeluhkan sakit pada dadanya kemudian diantar oleh rekannya ke Rumah Sakit Ujung Berung dan mendapat pertolongan pertama dari dokter.

Namun, satu setengah jam kemudian, Saepudin dinyatakan meninggal dunia.

"Akan tetapi sekitar pukul 09.20 WIB Aiptu M. Saepudin dinyatakan meninggal dunia," ucap Trunoyodo.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved