BATAM TERKINI
Pendukung dan Penolak Walikota Ex-Officio Perang Spanduk, Ini Pesan Ketua Komisi I DPRD Batam
Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardianto menyesalkan terjadinya perang spanduk antara pendukung dan penentang kebijakan Walikota Ex-Officio
Pendukung dan Penolak Walikota Ex-Officio Perang Spanduk, Ini Pesan Ketua Komisi I DPRD Batam
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardianto menyesalkan terjadinya perang spanduk terkait Walikota Ex-Officio antara pendukung kebijakan Ex-Officio dan penolak Ex Officio.
Pasalnya perang spanduk tersebut hanya membuat suasana di Batam menjadi semakin panas.
"Kita sama-sama pemerintah ayok kita selesaikan semuanya kepada pemerintah pusat," ujar Budi kepada Tribun, Jumat (10/5/2019).
Diakuinya selaku pemerintah daerah harus bisa menjadi perpanjangan tangan dari pemerintah pusat.
Pemerintah daerah harus menunggu keputusan yang terbaik dari pemerintah pusat.
"Pemerintah pusat itu sudah memikirkan yang terbaik untuk daerah,"katanya.
Ia mengaku risih adanya spanduk-spanduk yang terpampang di aset masing-masing. Hal ini bisa mengganggu iklim investasi di Batam.
"Tidak perlu masing-masing menunjukkan pilihannya. Menolak ex-officiolah, mendukunglah. Nantinya membuat masyarakat nantinya menjadi gaduh. Yang penting pemerintah pusat sudah mengkaji mendalam. Kita menunggu saja," kata Budi.
• Warga Sagulung Bohong dan Ngaku Dibegal, Polisi Ancam Para Pembuat Laporan Palsu
• Soal Perang Spanduk Wali Kota Ex Officio Viral di Batam, Walikota Ngaku Tak Mau Ikut Campur
• Ada yang Risih hingga Cuek, Begini Reaksi Warga Batam Soal Perang Spanduk Ex Officio di Batam
• Perang Spanduk Tolak vs Dukung Walikota Ex Officio Ramai di Batam, Ini Kata Warga Batam
Pesan Kepala BP Batam Untuk Pegawainya
Sementara itu, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady akhirnya buka suara soal perang spanduk yang bertebaran di sejumlah titik di Batam, Jumat (10/5/2019).
Antara kelompok yang mendukung Wali Kota Ex-Officio Kepala BP Batam dan dari pegawai BP Batam sendiri, yang menolak Wali Kota Ex-Officio Kepala BP Batam.
Prinsipnya Edy menghargai adanya demokrasi, terutama dalam menyampaikan aspirasi.
Baik secara lisan maupun tulisan.
Selama kegiatan itu dilakukan mengikuti aturan. Ia pun tak mempermasalahkan pegawai BP Batam menyampaikan aspirasi penolakannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ratusan-pegawai-bp-batam-membubuhkan-tandatangannya-di-spanduk.jpg)