BATAM TERKINI

Hari Pertama PPDB di Batam, Jaringan Online Terganggu, Operator Tidak Bisa Masukkan Data

"Sampai ditutupnya pendaftaran, jaringan online masuk terganggu. Orang tua calon siswa yang menunggu terpaksa pulang dan akan dilanjutkan Rabu (15/5/2

Hari Pertama PPDB di Batam, Jaringan Online Terganggu, Operator Tidak Bisa Masukkan Data
TRIBUNBATAM.id/ZABUR
Orangtua calon siswa saat melihat lokasi tempat tinggal melalui Google Maps dalam melakukan pendaftaran PPDB di SMPN 20 Batam, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Hari pertama pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SD dan SMP di Kota Batam, terganggu dengan jaringan olnie yang tidak bisa diakses, Selasa (16/5/2019).

Gangguan jaringan online itu mulai dikeluhkan operator PPDB di setiap sekolah sekitar pukul 10.30 WIB.

Gangguan jaringan online itu sampai ditutupnya penerimaan berkas pendaftaran sekitar pukul 14.00 WIB.

"Sampai ditutupnya pendaftaran, jaringan online masuk terganggu. Orang tua calon siswa yang menunggu terpaksa pulang dan akan dilanjutkan Rabu (15/5/2019) besok," kata T. Fetti Hariani, Kepala SMPN 20 Batam.

Hari Pertama PPDB 2019 di Batam, Orangtua Penuhi Halaman Sekolah SMPN 3 Batam, Lihat Foto-fotonya!

PPDB 2019 di Batam Gunakan Sistem Zonasi, Penentuan Zona Pakai Bantuan Google Map

Sejak Jam Sahur, Orangtua Calon Murid Sudah Mulai Antre Daftar PPDB di SMP 3 Batam

KPK Ingatkan Semua Kepala Sekolah Terkait PPDB yang Sebentar Lagi Akan Dilaksanakan di Indonesia

Fetti mengatakan gangguan jaringan online tersebut sudah dilaporkan langsung ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam.

Ganguan jaringan online pada PPDB tidak hanya dialami SMPN 20 Batam saja, tapi semua sekolah.

"Kita masih menunggu sampai tutupnya pendaftaran. Kita berharap besok jaringan online sudah kembali normal dan operator PPDB bisa masukkan data melalui sistem online tersebut," katanya.

Dalam PPDB kali ini, menurut Fetti, letak rumah atau tempat tinggal juga menjadi penentu.

Setiap orang tua calon siswa harus menunjukan langsung lokasi tempat tinggalnya melalui Google Maps.

"Berdasarkan kartu kelauraga yang dibawa, nanti operator akan menunjukan Google Maps kepada orangtua calon siswa, untuk mengetahui lokasi tempat tinggal. Nanti orang tua calon siswa menunjukan dimana lokasi tempat tinggalnya," katanya.

Mengetahui lokasi tempat tinggal adalah, untuk mengetahui apakah masuk dalam rayonisasi dalam penerimaan PPB tersebut.(bur)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved