Maskapai Dipaksa Turunkan Harga Tiket, Simak 5 Fakta & Dampak Mahalnya Harga Tiket Pesawat

Harga tiket pesawat yang masih mahal meskipun maskapai sudah dipaksa untuk menurunkan harga menjadi perbincangan hangat. Simak sejumlah faktanya!

Maskapai Dipaksa Turunkan Harga Tiket, Simak 5 Fakta & Dampak Mahalnya Harga Tiket Pesawat
screenshot change.org/twitter/andisam
Protes Warganet Harga Tiket Mahal dab petisi minta harga tiket domestik diturunkan 

Jumlah ini turun dibandingkan total penumpang sebelum adanya harga kenaikan tiket.

Akibat turunnya jumlah penumpang, membuat Bandara SMB II merugi hingga Rp 3 miliar per bulan.

Pihak pengelola bandara mengaku, penuruan penumpang mulai berlangsung sejak Januari 2019 lalu.

Data yang ada menunjukkan, dari awal Januari hingga April 2019 hanya ada 1.274.888 penumpang.

Bergeser ke Bandara Internasional Minangkabau, pihak pengelola juga mengaku mengalami penurunan pendapatan hingga 25 persen hingga akhir bulan April 2019.

Dua pekan awal Ramadhan, pergerakan penumpang turun, dengan rata-rata berjumlah 4.000 orang per harinya.

Sebelumnya, Bandara Internasional Minangkabau melayanai rata-rata 11.000 penumpang per hari, dengan total pesawat sebanyak 84 unit per harinya.

2. Kemenhub turunkan tarif batas atas

Kemenhub mewajibkan maskapai penerbangan nasional menurunkan tarif batas atas tiket pesawat mereka, maksimal pada Sabtu (18/5/2019).

Tarif batas atas diminta turun sebesar 12 hingga 16 persen.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved