Jokowi Menang Pilpres 2019, Cek Angka Kekalahan yang Bikin Prabowo Subianto Gagal Lagi Jadi Presiden

Pasangan Jokowi-Maruf Amin resmi menang dalam Pilpres 2019 berdasarkan hasil pleno KPU di Jakarta, Selasa (21/5/2019) dini hari.

Jokowi Menang Pilpres 2019, Cek Angka Kekalahan yang Bikin Prabowo Subianto Gagal Lagi Jadi Presiden
Tribunstyle.com/ Source: Facebook Capres Cawapres 2019
Jokowi memenangi Pilpres 2019, Prabowo gagal lagi jadi Presiden Indonesia 

Upaya Prabowo Subianto merebut kursi "RI 1" seperti yang pernah diduduki mertuanya, almarhum Soeharto selama 32 tahun, kembali gagal.

Pilpres 2019 menjadi kontestasi keempat diikuti mantan Danjen Kopassus itu dan kembali gagal.

1. Konvensi Capres dari Partai Golkar pada tahun 2004

Pada tahun 2004, Partai Golkar menggelar konvensi Capres RI untuk diusung.

Konvensi tersebut berlangsung di Jakarta Convention Centre, Jakarta Pusat, April 2004.

Guna menentukan siapa Capres akan diusung, digelar pemilihan yang diikuti 5 calon, yakni Aburizal Bakrie, Akbar Tanjung, Prabowo Subianto, Surya Paloh, dan Wiranto.

Pemilihan calon digelar selama 2 putaran, pada putaran Akbar Tanjung memperoleh 147 suara, Wiranto 137 suara, Aburizal Bakrie 118 suara, Surya Paloh 77 suara, dan Prabowo Subianto 39 suara. 

Lalu digelar putaran kedua yang hanya diikuti 2 calon peraih suara terbanyak pada putaran pertama.

Hasilnya, Wiranto meraih 315 suara, sedangkan Akbar Tandjung hanya 227 suara. 

Wiranto pun diusung Partai Golkar sebagai Capres RI pada Pilpres 2004 berpasangan Salahuddin Wahid, namun kalah.

2. Pilpres tahun 2009

Jelang Pemilu tahun 2009, Prabowo Subianto mendirikan Partai Gerindra.

Partai Gerindra kemudian berkoalisi dengan PDI Perjuangan mengusung Capres dan Cawapres, Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto.

Hasil pemungutan suara menunjukkan, pasangan SBY - Boediono menang melalui perolehan suara 73.874.562 atau 60,80 persen.

Di urutan kedua, pasangan Megawati Soekarnoputri - Prabowo Subianto yang hanya meraih 32.548.105 atau 26,79 persen.

Di urutan ketiga, pasangan Jusuf Kalla - Wiranto yang hanya meraih 15.081.814 atau 12,41 persen.

3. Pilpres tahun 2014

Dua kali gagal sebelumnya tak membuat Prabowo Subianto absen dari pertarung merebut kursi "RI 1".

Pada Pilpres tahun 2014 dia naik kelas menjadi Capres berpasangan Hatta Rajasa.

Melawan pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla.

Berdasarkan hasil pemungutan suara, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa hanya meraih 62.576.444 atau 46,85 persen.

Pasangan nomor urut 01 ini diusung Partai Golkar, Partai Gerindra, PAN, PKS, PPP, PBB, dan didukung Partai Demokrat.

Pasagan pemenang, nomor urut 02, Jokowi dan Jusuf Kalla meraih 70.997.833 atau 53,15 persen.

Jokowi - JK diusung PDIP, PKB, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan didukung PKPI.

4. Pilpres tahun 2019

Prabowo Subianto kembali head to head dengan Jokowi.

KPU baru saja mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019.

Jumlah perolehan suara Jokowi - Maruf Amin mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen.

Sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen.

Suara Jokowi naik dibanding pada Pilpres 2014, sedangkan suara Prabowo Subianto turun.

Empat kali kalah dalam pertarungan, akankah Prabowo kembali bertarung untuk kali kelima pada Pilpres tahun 2024?(tribunnews.com/kompas.com/tribun-timur.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Pengumuman KPU Pilpres 2019: Jokowi Menang, Lihat Angka Kekalahan Prabowo Subianto di 3 Kali Pilpres, http://makassar.tribunnews.com/2019/05/21/pengumuman-kpu-pilpres-2019-jokowi-menang-lihat-angka-kekalahan-prabowo-subianto-di-3-kali-pilpres?page=all.


Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved