Kivlan Zen Pasrah Hadapi Kasus Dugaan Makar. Ini Pengakuannya

Mayjen (Purn) Kivlan Zen sudah bertekad menjalani proses hukum terkait kasus dugaan makar terhadap pemerintah.

Kivlan Zen Pasrah Hadapi Kasus Dugaan Makar. Ini Pengakuannya
TRIBUNNEWS/VINCENTIUS JYESTHA
Mayjen Purnawirawan Kivlan Zen 

Misalnya kata Djudju, kliennya itu tidak pernah mengucapkan perkataan atau melakukan perbuatan yang masuk ke dalam definisi makar.

“Niat saja tidak ada apalagi menggulingkan,” tandasnya.

Diberitakan wartakotalive.com sebelumnya Mayjen (Purn)  Kivlan Zen ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar dan penyebaran berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran.

Kivlan sebelumnya sempat diperiksa polisi sebagai saksi atau terlapor dalam kasus ini pekan lalu.

Kivlan dilaporkan oleh seseorang bernama Jalaludin ke Bareskrim dengan nomor laporan polisi LP/B/0442/V/2019/Bareskrim.

Dia dilaporkan atas dugaan tindak pidana makar dan penyebaran berita bohong sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15, dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis jo Pasal 107.

Kivlan sendiri belakangan getol membela calon presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019.

Dia juga mendukung penuh aksi 22 Mei yang digelar di depan kantor Bawaslu RI pasca pengumuman hasil rekapitulasi KPU.

Penetapannya sebagai tersangka juga berkaitan dengan aksi tersebut.

Namun, Kivlan mengelak jika dirinya pernah merencanakan makar. Dia dianggap merencanakan makar di aksi 22 Mei.

Halaman
123
Editor: Thom Limahekin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved