BATAM TERKINI

Nahkoda dan ABK Kapal Angkutan Mudik di Batam Pakai Narkoba, Kapolda Kepri : Awas, Jangan Ditiru

Irjen Pol Andap Budhi Revianto menanggapi perihal nakhoda dan dua ABK kapal ferri di Kota Batam yang positif menggunakan narkoba saat dites urine

Nahkoda dan ABK Kapal Angkutan Mudik di Batam Pakai Narkoba, Kapolda Kepri : Awas, Jangan Ditiru
TRIBUNBATAM.id/eko setiawan
Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budi Revianto saat mengunjungi tempat rekapitulasi di Gor Radja Jafar Tiban. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Andap Budhi Revianto menegaskan, keamanan dan kenyamanan mudik dan berlebaran adalah prioritas.

Penegasan itu disampaikan Irjen Pol Andap Budhi Revianto menanggapi perihal diamankannya  nakhoda dan ABK kapal ferri di Kota Batam, Kepri karena yang postif narkoba saat dites urine.

"Somoga jangan lagi ditemukan. Anda bayangkan, hendak bawa ratusan penumpang dengan kondisi itu, kan berbahaya sekali. Jadi kami minta, jangan terulang lagi,"kata Andap Budhi Revianto, Selasa (4/6/2019).

Ternyata Arti Minal Aidin Wal Faizin Sebenarnya Bukan Mohon Maaf Lahir Batin, Simak Penjelasannya

Kebanyakan Warganya Mudik, Jakarta Lengang, Inilah Foto-Foto Unik dan Lucu Saat Jakarta Sepi

Khawatir dengan Putrinya, Stormi Webster yang Jatuh Sakit, Kylie Jenner Unggah Kalimat Menyentuh Ini

Andap Budhi ReviantoIa mengingatkan agar pemilik kapal angkutan nakhoda-ABK, dan pemangku jasa transportasi laut, darat dan udara menjauhi pengaruh narkoba.

Bagi dunia pelayaran terutama jasa penyeberangan orang sangat rawan.

"Jadi, jangan terjadi lagi. Kedapatan kami tindak tegas. Tak ada kompromi soal itu," katanya.

Sebelumnya, ditemukan dua ABK kapal angkutan bernama Ferri SB Cahyadi 168 diamankan Satres Narkoba Polresta Barelang, Kota Batam, kepri, Minggu kemarin.

Mereka ditangkap karena terdeteksi positif narkoba saat dites urine. Narobanya jenis sabu-sabu.

Kasat Resnarkoba Polresta Barelang AKP Abdul Rahman mengatakan, sampai saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui dari mana sabu-sabu tersebut didapatkan. Setelah itu keduanya akan dikirim ke BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten) Batam untuk diteruskan ke pusat rehabilitasi di Nongsa, Batam.

 "Keduanya akan di rehabilitasi di rumah rehabilitasi BNNP Kepri," kata Rahman sebelumnya kepada wartawan.

Kasus itu terungkap saat pihaknya melakukan tes urine terhadap sejumlah awak kapal ferri yang ada di Terminal Domestik Sekupang.

Setelah dua awak kapal itu ditangkap Kapal Ferri SB Cahyadi 168 sempat tidak boleh berangkat. Namun setelah dilakukan pergantian awak, ferri tersebut bisa melanjutkan perjalanan.

"Ini dilakukan untuk mengantisipasi (mencegah) agar tidak terjadi kecelakaan yang disebabkan nahkoda maupun ABK yang dipengaruhi narkotika. Sehingga, arus mudik menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah ini berlangsung lancar dan aman terkendali," kata Rahman.

(tribunbatam/leo Halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved