BERITA KOTA BATAM

Jadi Bandara Tersibuk di Indonesia, Ini Besaran Laba yang Dicetak Bandara Internasional Hang Nadim

Pihak Bandara Hang Nadim Batam menyebutkan, pergerakan penumpang di 2019 ini harus diakui tidak segempita 2018

Jadi Bandara Tersibuk di Indonesia, Ini Besaran Laba yang Dicetak Bandara Internasional Hang Nadim
Tribun Batam/Leo Halawa
Suasana Bandara Hang Nadim Batam 

Laporan Wartawan Tribun Batam.id, Leo Halawa

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Hari keempat sehabis lebaran Idul Fitri 2019,  suasana Bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, Kepri masih terpantau lengang.

Pihak Bandara Hang Nadim Batam menyebutkan, pergerakan penumpang di 2019 ini harus diakui tidak segempita 2018.

Direktur Bubu Hang Nadim, Suwarso menyebutkan,  Jumat (7/6/2019) kemarin, tercatat hanya 6.781 penumpang terbang dari landasan pacu bandara Hang Nadim. Sementara yang masuk hanya ada 6.099 penumpang.

Jelang Sidang, Refly Harun Sebut Ada Cela Prabowo-Sandi Menang di MK, Ini Alasannya

Jakarta Lengang Ditinggal Pemudik, Simak Video Aktivitas Warga yang Tidak Mudik di Jalan Protokol

Kondisi itu jauh berbeda pada 2018. Pada 2018,  H+4 yang datang saja sudah 7.834 penumpang dan berangkat 9.886 penumpang masih minus 45,78 persen.

Harga tiket yang mahal dan bagasi berbayar masih menjadi penyebab. Tapi, angka ini sudah lumayan. Mudah-mudahan, sebelum akhir tahun pencapaian target pendapatan Hang Nadim bisa tercapai," kata Suwarso.

H-2 Pendaftaran SBMPTN 2019 Dibuka, Cek 5 Tips Pilih Jurusan Favorit dan Hindari 5 Kesalahan ini

Bulan Madu ke Selandia Baru,Lihat Kemewahan dan Suasana Romantis Kamar Hotel Syahrini & Reino Barack

Sampai sejauh ini, terhitung 30 Mei hingga 7 Juni 2019, total baru ada 69 335 penumpang terbang di Bandara Hang Nadim Kota Batam.

Disandingkan 2018 lalu, total tersebut sangat minus, hingga 25 persen, bahkan lebih.

"Saya sebut tidak mencapai target. Ya, ada sekitar 15 persen tidak tercapai. Target pendapatan bandara tahun 2019 sampai saat ini tidak sampai lima puluh persen," beber Suwarso.

Suwarso merincikan, tahun 2018 lalu target pendapatan Hang Nadim sebesar Rp220 miliar per tahun. Tercapai Rp252 miliar alias melebih target. Tahun 2019 ini, Hang Nadim menargetkan pendapatan Rp280 miliar. "Ini sudah mau pertengahan tahun, 50 persen pun belum sampai. Mudah-mudahan sisa 2019 bisa menutupi sisa target yang belum tercapai," tambahnya.

Kendati, dengan kondisi saat ini Suwarso meminta pemerintah pusat, untuk mengkaji ulang Keputusan Menhub Nomor KM106 tahun 2019 tanggal 19 Mei 2019 tentang tarif Batas dan Bawah Pesawat Udara Kelas Ekonomi. "Kalau tidak, sulit mempertahankan kondisi sekarang. Kami berharap ada solusi," kata Suwarso.

(tribunbatam/leo Halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved