Bikin Bangga, Ini Kisah Pasukan Marinir RI yang Pernah Gemparkan Ajang Latihan Tingkat Dunia
RIMPAC, ajang latihan marinir tingkat dunia pernah melibatkan pasukan RI ke dalam momen bersejarah.
Marinir TNI AL rupanya sejak pertama kali kedatangannya sudah begitu menarik perhatian.

Apa yang membuat hal itu terjadi? Tak lain dan tak bukan adalah karena fisik para Marinir TNI AL.
Marinir TNI AL selalu menarik perhatian karena dari ukuran badan dibandingkan para marinir dari negara-negara AS dan Eropa, ukuran badan para personel Marinir termasuk kecil.
Selama menjalani latihan, tak jarang tentara Indonesia selalu diremehkan karena postur tubuh.
Bahkan, beberapa pimpinan dan jenderal dari negara tetangga banyak yang pesimis tentara Indonesia bisa mengikuti acara RIMPAC.

Mereka begitu diragukan bisa mengikuti rangkaian RIMPAC yang latihannya sangat bergaya Marinir Amerika Serikat.
Meski diremehkan, perjuangan para Marinir TNI AL tidak mudah putus dan berhenti begitu saja.
Selama menjalani perang dan rangkaian simulasi yang terkenal begitu berat rupanya para prajurut TNI AL justru yang paling bersemangat.
Dari mereka banyak yang berhasil meraih penghargaan prestisius di luar dugaan.

Medali penghargaan dari Marinir AS yang berhasil diraih para prajurit Marinir TNI AL itu antara lain, medali berlogo hewan Godxilla yang melambangkan ketangguhan, kekuatan, dan keperkasaan seorang prajurit Marinir.
Dengan sejumlah prestasi yang diperoleh prajurit Marinir TNI AL, para Marinir dari negara lain, khususnya dari Marinir AS (USMC) pun dibuat terheran-heran.
Pasalnya para prajurit USMC yang kebanyakan berbadan raksasa itu merasa ‘tak berdaya’ ketika harus berlomba baik dalam ketrampilan berperang maupun ketahanan fisiknya saat latihan perang.

Masyarakat dan banyak negara lain semakin mengapresiasi fisik Marinir TNI AL setelah mereka tahu fakta mengejutkan lainnya.
Acara RIMPAC yang diikuti Marinir TNI AL tersebut dilaksanakan pada bulan Mei 2014.
Bulan Mei 2014 menjadi bulan umat Muslim merayakan bulan puasa menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Sehingga pada saat itu banyak prajurit Marinir dari negara lainnya tak kalah kaget dengan kekuatan Indonesia.