Anggota Dewan Ini Soroti Ketegasan Kadishub Batam soal Juru Parkir yang Pungut Liar di Rumija

Dia menyayangkan kinerja Dinas Perhubungan Kota Batam dan Satpol PP Kota Batam sebagai polisi Perda yang d

Anggota Dewan Ini Soroti Ketegasan Kadishub Batam soal Juru Parkir yang Pungut Liar di Rumija
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Petugas Dinas Perhubungan mengangkut satu unit sepeda motor di Batam Centre, Senin (1/10/2018) 

TRIBUNBATAM.id - Anggota DPRD Kota Batam Nyanyang Haris Pratamura sangat menyayangkan pungutan liar parkir di Ruang Milik Jalan (Rumija) sebelum pukul 08.00 WIB dan di atas pukul 22.00 WIB.

Dia menyayangkan kinerja Dinas Perhubungan Kota Batam dan Satpol PP Kota Batam sebagai polisi Perda yang dianggap tidak serius menangani persoalan itu. 

"Sepintas saya mendengar bahwa ada penarikan retribusi parkir kepada masyarakat di atas jam delapan malam. itu sudah berlangsung lama terjadi, paska Perda diberlakukan. Tapi sampai saat ini masih meresahkan masyarakat. Sangat disayangkan," katanya. 

Sesuai amanah Perda Kota Batam Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir di Batam, jam operasi parkir mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB setiap harinya.

"Artinya, jika ada retribusi di bawah jam 8 pagi dan di atas jam 10 malam itu menyalahi aturan khusus parkir yang di samping jalan. Kenapa tidak ditindak?  Apakah dibiarkan?  Itu yang kita sesalkan," tambah Nyanyang. 

Dibuka 1 sampai 5 Juli 2019, Berikut Persyaratan Penerimaan Peserta Didik Baru di Karimun

Banyak Warga Keluhkan Pungutan Liar Parkir di Rumija, Ini Jawaban Kadishub Batam, Begitu Saja?

Live Streaming Futsal Timnas Indonesia vs Vietnam Piala Asia U20 Jam 13.30 WIB di MNC TV

Soal Kontainer Impor Sampah Plastik, Jumaga Nadeak : Jangan Sembarang Impor Barang

Nyanyang meminta,  Kadishub Kota Batam segera bersikap dan Sat Pol PP juga dia minta segera menangkap orang-orang yang menyalahi Perda tersebut.

Dia menambahkan, produk Perda itu dilahirkan cukup menyita waktu dan tenaga dan sudah melalui tes akademik.

Artinya, Perda itu sangat membantu masyarakat.

"Jangan mahal-mahal kita buat Perda ini untuk mengurangi beban masyarakat, malah tak dijalankan. Itu kami minta agar segera ditertibkan," katanya. 

Nyanyang mengatakan, saran menertibkan, semua Korlap pengelola parkir dipanggil. Mereka diberitahu soal jam retribusi. Jika mereka menyalahi, maka mereka wajib dikenai sanksi administrasi.

"Bisa dicabut izin selamanya. Biar ada efek jera atau pidana. Karena di Perda jelas ada pidana sehingga Perda itu tidak kotor dengan ulah oknum juru parkir yang menyalahi aturan retribusi," katanya.

Pantauan tribunbatam.id selama beberapa pekan terakhir, sejumlah daerah di Batam, juru parkir masih memungut retribusi parkir di atas jam delapan malam.

Misalnya, yang bertugas di pinggir jalan dan depan pertokoan di daerah Jodoh - Nagoya, Batam Center, dan sejumlah daerah lainnya di Batam. (TRIBUNBATAM.id/Leo Halawa)

Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved