Kamis, 16 April 2026

Pejabat Militernya Dituding Tembak Malaysia Airlines MH17, Ini Reaksi Rusia

Tuduhan yang benar-benar tidak berdasar dilakukan terhadap pihak Rusia, yang bertujuan mendiskreditkan Federasi Rusia di mata masyarakat internasional

AFP
Tim Penyelidik Internasional merilis empat tersangka yang diduga bertanggung jawab menembak Malaysia Airl;ines MH17. Keempatnya adalah Igor Gerkin, Sergey Dubinsky, Oieg Pulatov asal Rusia dan Leonid Kharchenko asal Ukraine. Keempatnya diketahui pejabat militer Rusia dan intelijen 

Tim investigasi mengatakan, Girkin adalah mantan kolonel FSB yang menjabat sebagai menteri pertahanan Republik Rakyat Donetsk (DNR) pada musim panas 2014.

Dubinsky adalah kepala badan intelijen militer DNR, sementara Pulatov adalah kepala departemen kedua dari badan intelijen militer DNR.

Kharchenko, warga negara Ukraina, adalah kepala batalyon pengintai untuk departemen keduanya.

Tim itu mengatakan akan meminta pemerintah Rusia untuk mengizinkan untuk memeriksa para tersangka yang saat ini berada di Rusia. Sedangkan Kharchenko diperkirakan berada di Ukraina saat ini.

Jaksa sebelumnya mengatakan sistem rudal yang menjatuhkan pesawat itu berasal dari Brigade Anti-Pesawat Rusia ke-53, yang berpusat di kota Kursk, Rusia barat.

Keluarga: Vladimir Putin Bertanggung Jawab

Empat tersangka akan disidang pada tahun depan, tepatnya 9 Maret 2020.

Keluarga korban meyakini bahwa Vladimir Putin berada di belakang penembakan pesawat tersebut.

Keluarga korban melihgat puing-puing pesawat MH17

Silene Fredriksz, seorang biu yang putra dan menantunya tewas mengatakan bahwa hasil temuan tim investigasi tersebut membuat semuanya sudah jelas.

“Saya gembira bahwa hal ini akhirnya dimulai dan nama tersangka diumumkan. Ia sebuah permulaan, saya puas," katanya kepada wartawan.

Ketika ditanya tentang siapa yang bertanggung jawab atas kasus ini, ia langsung menjawab, "Presiden Russia Vladimir Putin."

 “Hal ini terjadi kerana dia. Dia yang mewujudkan situasi ini dan dia adalah orang penting yang bertanggungjawab,” tambahnya seperti dilansir AFP.

Ketika ditanya wartawan, apakah ia mengharapkan para tersangka menghadiri persidangan, Silene Fredriksz mengatakan: "Tidak. Tidak, kurasa tidak. Tapi saya tidak peduli. Saya hanya menginginkan kebenaran, dan ini adalah kebenaran!”

Pesawat Malaysian Airlines meledak di udara ketika terbang. Semua 298 penumpang, sebahagian besar warga negara Belanda dan penumpang lainnya adalah WN Australia, Inggris, Malaysia dan Indonesia.

Rusia Tuduh Ukraina

Reruntuhan pesawat MH17 milik Malaysia Airlines berada di Belanda untuk diteliti penyebab kejatuhannya.
Reruntuhan pesawat MH17 milik Malaysia Airlines berada di Belanda untuk diteliti penyebab kejatuhannya. (AFP)
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved