Tiga Guru SMP di Serang Berhubungan Badan dengan Siswi di Ruang Kompter Hingga Halaman Sekolah 

Ketiga guru di Serang itu telah melakukan hubungan badan dengan 3 siswi tersebut sejak November 2018. Perilaku bejat ditunjukkan tiga oknum guru di Se

Tiga Guru SMP di Serang Berhubungan Badan dengan Siswi di Ruang Kompter Hingga Halaman Sekolah 
TRIBUNBATAM.ID/WAHYU INDRIANTO
Ilustrasi pencabulan 

"Iya kalau informasi pencabulan itu benar, karena saya selaku mantan kades disuruh hadir ke sana untuk dimintai pendapat kelanjutan akan kasus ini, pada 10 Juni 2019," ujarnya, Selasa (18/6/2019).

Sembari Tunggu Hasil Putusan MK, TKN Terus Dekati BPN, Ini Video Komunikasi Antara TKN dan BPN

Akhir Hayat Bung Karno yang Tragis, Meminta Nasi Kecap Saja untuk Sarapan Pun Tak Kesampaian

Bocah Perempuan Ini Dicabuli, Setelah Itu Dikasih Uang Rp 10 Ribu Untuk Tutup Mulut

Puluhan Ribu Ekstasi Asal Eropa Disita BNN. Anggota Sindikat Ditangkap di Tanjungbalai dan Sumbar

Ia pun mengimbau kepada warga untuk tidak main hakim sendiri dan berlaku anarkis di desa dan menyerahkan seluruh prosesnya ke pihak berwajib.

Selanjutnya, dirinya juga meminta kepada pihak terduga pelaku untuk menyerahkan diri.

"Saya minta juga kepada pelaku, ya kooperatif lah, menyerahkan diri, yang penting menyerahkan diri, kalau mau membantah akan laporan korban silahkan membantah di kantor polisi. Datang menghadiri itu biar sama-sama enak," tuturnya.

Dirinya pun berharap kepas pihak kepolisian agar dapat mengusut tuntas kejadian ini.

"Harapan kami semua bisa aman damai, jangan sampai karena masalah ini satu desa menjadi bermusuhan," ujarnya.

Dirinya pun membenarkan bahwa kejadian ini terkuak karena adanya video asusila antara korban dan terduga pelaku yang tersebar di masyarakat desa.

"Ya kalau itu benar, karena kalau kami ndak bisa inikan, karena itu hpnya ini ada sama korban, kami serahkan kepada pihak kepolisian dan untuk terkait video ini kami tidak ada, kami hanya mendampingi laporan ke polisi, dan visum saja, ya mungkin terkait video ini bisa di konfirmasi kepihak korban," katanya.

Ia pun mengungkapkan bahwa terduga pelaku saat ini telah menjadi DPO atas informasi dari pihak kepolisian.

"Saya dapat informasi dari polisi itu katanya dia ini sudah jadi DPO," tuturnya.

Diketahui seorang siswi setingkat SMA bernisial HU (17) di sebuah desa di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat mengaku menjadi budak seks oleh gurunya sendiri.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved