Aksi Demo Hong Kong Mulai Bikin Warga Terbelah. Kantor Pelayanan Publik Lumpuh Karena Diblokade

Pada pendemo memblokir pintu masuk lantai dasar Revenue Tower tempat Kantor Pajak dan sejumlah lainnya beraktivitas di Wan Chai, Senin siang

South China Morning Post
Demo kelima di Hong Kong, Senin (24/6/2019), giliran kantor pelayanan yang cdiblokade massa. 

RUU kontroversial ditangguhkan pada 15 Juni, pada awalnya bertujuan untuk memungkinkan pelaku kriminal di Hong Kong diekstradisi ke yurisdiksi kota yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Hong Kong, termasuk China daratan.

Namun rakyat Hong Kong yang selama seratus tahun di bawah jajahan Inggris hingga 1997, menolak RUU tersebut karena bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanuasiaanm demokrasi dan hak-hak asasi masyarakat Hong Kong.

Mereka khawatir RUU itu akan membuat penuntutan yang tidak adil terhadap para tersangka. Apalagi, jika mereka diekstradisi ke China daratan, nasibnya bahkan lebih buruk.

China hingga saat ini memang masih masuk dalam stigma sebagai salah satu negara yang sering melanggar hak asasi manusia dan sistem peradilan yang buruk.

Seorang warga bermarga Chow (64) yang memasuki gedung lebih awal untuk mengajukan permohonan pendaftaran bisnis, mengatakan dia tidak keberatan dengan gangguan kecil itu.

Masyarakat Terbelah

Aksi demo ini memang mengganggu pelayanan pemerintah dan warga yang hendak berurusan di Admiralty sedikit mengalami masalah.

Di antara masyarakat juga mulai terbelah dengan aksi tersebut karena aksi blokade itu mengganggu pelayanan.

Meski demikian, mereka mendukung gerakan ini karena mereka mewakili rakyat Hong Kong yang ingin hak-hak kebebasannya dipertahankan.

"Ini adalah tindakan pembangkangan sipil, tentu saja. Akan ada beberapa ketidaknyamanan," katanya kepada SCMP. "Tapi saya tidak keberatan anak-anak muda ini melakukan apa yang mereka anggap benar, untuk memperjuangkan masa depan Hong Kong."

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved