ANAMBAS TERKINI

Ditinggal Pergi ke Vietnam, Rumah di Anambas Diacak-acak Maling, Surat Deposito Raib Dibawa Kabur

Polisi selidiki dugaan pencurian di rumah warga bernama Giak Lian (68), Anambas, Kepri. Olah TKP pun langsung digelar di rumah korban

Ditinggal Pergi ke Vietnam, Rumah di Anambas Diacak-acak Maling, Surat Deposito Raib Dibawa Kabur
dok
ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kepolisian Sektor Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau menyelidiki dugaan pencurian di rumah warga bernama Giak Lian (68), Jalan Takari RT 5 RW 3, Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan.

Kapolsek Siantan AKP Septimaris mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP begitu korban melaporkan kejadian ‎ke polisi.

"Sudah (olah TKP). Hari Rabu (26/6) saat korban melapor kepada kami tentang kondisi rumahnya yang berantakan, langsung anggota bergerak dan melakukan olah TKP‎," ujarnya Jum'at (28/6/2019).

Dari penyelidikan, diduga pelaku memaksa masuk ke rumah korban lewat pintu belakang.

Rekrutmen CPNS dan PPPK 2019 Akan Dibuka, Lihat Kuota, Syarat dan Ketentuannya di Sini

Hendak KKN, Aparat Desa Gelar Pesta Mabuk Miras, Mahasiswi Diminta Nyanyi Bergilir buat Hiburan

 

Letak rumah korban pun, memang berada pada pemukiman padat penduduk.

Septimaris menjelaskan, kalau korban men‎dapati rumahnya sudah berantakan ketika pulang usai mengunjungi anaknya yang berada di Vietnam.

Satu unit LCD TV 32 inchi, uang tunai Rp 3,5 juta serta surat-surat deposito dua bank hilang saat korban mengecek barang-barang berharga di rumah.

"Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai 7 juta Rupiah. Upaya penyelidikan masih terus kami lakukan untuk memburu pelaku pencurian ini," bebernya.

Pencurian yang dialami warga di Jalan Takari ini pun, otomatis menjadi perbincangan warga di Tarempa, termasuk di lini masa.

KPK: Yang Terjerat OTT Dua Jaksa, Dua Pengacara dan Satu Pengusaha yang Berpekara

Menkeu Sri Mulyani: Jika Perang Dagang Belanjut, Pertumbuhan Ekonomi Dunia Hanya 3,1 Persen

 

Yang cukup menarik, postingan salahsatu warga yang mengambil foto ancaman dari pelaku yang meminta uang 50 juta Rupiah jika ingin surat-surat penting kembali yang ditulis di tembok rumah korban.

"Pakai mengancam akan membakar rumahnya lagi. Kemana nak dikirim uang tebusannya, alamatnya saja tidak ada. Dasar maling jaman sekarang. Mudah-mudahan polisi dapat segera menangkap pelakunya. Biar kembali tenang Anambas ini," sebut Rudi salahseorang warganet.

(tribunatam.id/septyanmuliarohman)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved