UPDATE Demo Hong Kong Semakin Tak Terkendali, Berlanjut Hingga Malam, Kuasai Gedung Legislatif

Para pendemo Hong Kong berhasil menembus Gedung Legco, merusak pagar, menghancurkan kaca gedung serta mematikan seluruh CCTV

UPDATE Demo Hong Kong Semakin Tak Terkendali, Berlanjut Hingga Malam, Kuasai Gedung Legislatif
South China Morning Post
Aksi demo Hong Kong yang berlanjut hingga malam, Senin (1/7/2019) 

TRIBUNBATAM.ID, HONG KONG - Demo Hong Kong bertahan hingga malam! 

Ribuan warga Hong Kong yang melakukan aksi sejak Senin (1/7/2019) dini hari dan diwarnai bentrok dengan polisi terus menguasai jalan jalan di Hong Kong.

Para pendemo sebagian besar berpakaian hitam semakin banyak keluar dengan kekuatan penuh di Hong Kong pada Senin sore setelah polisi kembali menggunakan kekerasan.

Aksi demo yang berlangsung anarkis ini merusak peringatan 22 tahun kembalinya kota ke China.

Terpaut Usia 31 Tahun, Ini Lima Fakta Tentang Nyonya Wakil Presiden RI Maruf Amin

Saat Langit Indonesia Mulai Gelap, Disini Langsung Saksikan Gerhana Matahari Total 2 Juli

Kisah Dibalik Pembangunan Masjid Istiqlal Jakarta, Perjuangan Bung Karno hingga Sarat Makna Bangunan

Para pengunjuk rasa menghancurkan pintu kaca gedung legislatif (Legco) serta melempar petugas dengan zat kimia yang membuat 13 polisi terluka.

Dilansir TribunBatam.id dari South China Morning Post, Senin malam, hingga pukul 20.30 waktu setempat atau sekitar pukul 19.30 WIB, para pendemo masih memadati jalan raya.

Para pendemo juga berhasil menembus Legco, merusak pagar, menghancurkan kaca gedung serta mematikan seluruh CCTV gedung untuk menghindari penangkapan oleh polisi.

Sore harinya, para pendemo memblokade jalan raya menbbunakan troli logam dan tiang-tiang besi serta batu-batu yang dibongkar dari sisi jalan raya untuk menghalangi peringatan 22 tahun kembalinya Hong Kong ke China.

Rakyat Hong Kong seperti pasukan payung untuk melindungi diri dari carian merica polisi

Polisi berpakaian anti-huru hara dan perisai akhirnya membubarkan massa menggunakan semprotan merica terhadap pendemo yang melindungi diri dengan payung.

Aksi demo ini membuat peringatan bersejarah itu dirayakan dengan menyedihkan karena Kepala Eksekutif Carrie Lam Cheng Yuet-ngor terpaksa menggelar acara di gedung konfensi dan pameran.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved