Breaking News:

Polisi Batam Mengganas, Dalam Dua Pekan 6 Pelaku Jambret Dibekuk, Semuanya Ditembak Karena Melawan

Polisi di Batam mulai mengganas, mereka seolah tidak memberi ampun untuk pelaku kejahatan jalanan seperti jambret dan begal. Tidak tanggung-tanggung,

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.ID/EKO SETIAWAN
Edward Tarigan (49) dan Sofyan Pardede (32), dua begal di Batam terpaksa ditembak karena mencoba melawan Polisi saat ditangkap. 

Tiga Jambret dibekuk

 Satreskrim Polresta Barelang menggelar ekspose kasus Jambret yang terjadi di Batam.

Ekpose tersebut digelar di lobi Polresta Barelang, Selasa (2/7/2019) siang.

Dalam ekspose kasus jambret Ini, Polisi menyebut telah menangkap 3 tersangka yang sudah beraksi di 17 TKP yang tersebar di kota Batam.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki dalam ekspose perkara mengatakan, para pelaku ditangkap terpisah.

Dari hasil pengembangan akhirnya mereka semua diamankan.

Ketiga pelaku bernama Cecep, Yudi dan Zen. Mereka mempunyai peran masing-masing dalam beraksi. Ada yang menjadi joki dan ada juga yang tukang petik.

"Dari hasil kejahatanya mereka jual ke orang lain. Dalam tas hasil jambret tersebut ada hp dan sejumlah uang tunai," sebut Hengki menerangkan.

Menurut Hengki, para pelaku merupakan residivis alias baru keluar penjara. Entah apa yang menjadi alasan, mereka seolah tidak jera dan mengulangi lagi perbuatanya.

"Mereka semuanya residivis kasus yang sama. Setelah masuk penjara kemudian keluar dan beraksi lagi," sebut Hengki.

 KABAR GEMBIRA! Tahun Depan Jembatan Batam-Bintan Bakal Dibangun, Begini Bocoran Gubernur Kepri

 Gerindra Tolak Tawaran Menteri, Sandiaga Suka Jadi Oposisi

 2 Petugas Harus Layani 450 Orang Antre Urus User Name PPDB Batam 2019, Begini Kesaksian Seorang Guru

 Mengandung B3, 38 Kontainer Limbah Plastik di Pelabuhan Batu Ampar Batam Harus Segera Di Re-Ekspor

Dalam hal ini Hengki juga menekankan kalau semua kejadian di Batam kebanyakan yang beraksi adalah tiga pelaku ini.

Maka dari itu, kedepanya Hengki berharap kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati.

Keselamatan tentunya bukan hanya tugas polisi semata. Melainkan tugas kita semua.

"Dan jika ada yang menjadi korban diharapkan bisa langsung membut laporan. Semakin cepat korban membuat laporan tentunya semakin cepat juga kita melakukan penyelidikan," sebut Hengki lagi.

Pantauan Tribunbatam.id di lapangan, ketiga pelaku jambret ini terpaksa harus ditembak. Ia mencoba melawan petugas saat ditangkap.

Tak heran, pasca ditembak, kaki ketiga pelaku masih dibalut perban. Untuk berjalan pun mereka susah dan harus dibanti oleh polisi. (tribunbatam.id/setiawan_koe)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved