Pria di Karimun Ini Tiba-tiba Lumpuh, Ada Tumor yang Tumbuh dan Mengenai Saraf kaki
Pemuda asal Bukit Sidomulyo, RT 001 RW 004, Nomor 191, Kelurahan Tanjungbalai, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri),
TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Pemuda asal Bukit Sidomulyo, RT 001 RW 004, Nomor 191, Kelurahan Tanjungbalai, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Nopi Eka Prasetyo masih menjalani perawatan intensif di RSUD Muhammad Sani.
Meskipun sudah diketahui pemyebab kelumpuhannya karena tumor tulang belakang yang mengenai saraf kaki, namun Ia masih tengah menunggu untuk dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bross Batam.
Direktur RSUD Muhmmad Sani, Zulhadi menyebutkan penyebab tumor yang diidap Nopi masih belum diketahui. Meskipun Ia mulai lumpuh dua tahun lalu setelah terjatih ketika bermain bola.
"Itu blm bisa diungkapkan sekarang. Harus dari pemeriksaan dokter spesialis bedah saraf. Bisa saja karena terjatuh atau bisa jadi karena genetik," kata Zulhadi, Kamis (11/7/2019).
• Pemerintah Belum Siap Beri Solusi, KPPAD Kepri Kritisi Permendikbud PPDB
• BP Batam Gelar Rapat Persiapan Penanggulangan Keadaan Darurat Untuk Tingkatkan Layanan Masyarakat
• Selain Oknum Guru, Polisi Juga Tangkap Oknum PNS Lain Dia Pegawai Bapas
• Oknum Guru di Batam Ditangkap Karena Kasus Sabu, Diduga Pakai Sabu Sebelum Mengajar
Zulhadi menambahkan, perawatan yang dijalani Nopi saat ini adalah penstabilan kondisi tubuhnya.
"Saat ini penstabilan kondisinya," ujar Zulhadi.
Sekarang ini Nopi masih dirawat di ruang perawatan di lantai lima RSUD Muhammad Sani. Ia masih menunggu selesainya pengurusan BPJS Kesehatan agar dapat memiliki jaminan ketika dirawat di Batam.
• Gubernur Kepri Tersangka, Terima Suap Reklamasi, 11.000 dollar Singapura dan Rp 45 Juta
• Ramalan Zodiak Cinta Jumat 12 Juli 2019 Libra Meragu pada Pasangan, Leo Tebar Pesona
• Gubernur Nurdin Basirun Terima Suap Reklamasi Tanjungpiayu, Hutan Bakau Disulap Pakai Tipu-tipu
Nopi terpaksa menjalani perawatan tingkat lanjut di RS Awal Bross Batam karena di RSUD Muhmmad Sani tidak memiliki alat MRI yang mendeteksi jenis tumor tulang belakang.
"Di Kepri yang punya hanya Awal bross. Seberapa besar itu dan apakah dioperasi itu setelah pemeriksaan disana," tambah Zulhadi. (ayf)