Selasa, 14 April 2026

BATAM TERKINI

Masuk Daerah Rawan Kejahatan, Dishub Batam Bakal Pasang CCTV di 70 Persimpangan Jalan

Dinas Perhubungan Kota Batam, mengajukan anggaran penambahan CCTv, di 70 titik traffic light yang ada di Batam sebagai langkah mencegah aksi begal.

Penulis: Sihat Manalu |
IDEA ONLINE
CCTV 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Untuk meminimalkan aksi begal yang belakangan kian meresahkan, Dinas Perhubungan Kota Batam, mengajukan anggaran penambahan CCTv, di beberapa titik traffic light yang ada di Batam

Saat ini, Pemko Batam memang telah memasang CCTv, namun dinilai hasilnya belum maksimal.

Setidaknya, 40 titik traffic light sudah terpasang CCTv dan 25 titik sudah tersambung Area Traffic Control System (ATCS).

Untuk diketahui, Sistem Kendali Lalu Lintas Kendaraan atau Area Traffic Control System (ATCS) sebagai pengendalian lalu lintas dengan menyelaraskan waktu lampu merah pada jaringan jalan raya dari sebuah kota.

Pengaturan lalu lintas melalui sistem ini memerlukan parameter jumlah kendaraan dan waktu tempuh kendaraan.

ATCS ini untuk menata ulang satu persimpangan yang akan mengubah pola arus yang keluar dari setiap kaki persimpangan, yang implikasinya tetap akan mempengaruhi ritme arus lalu lintas pada ruas jalan lain.

Pada titik tertentu, arus ini justru akan menyebabkan penundaan pada persimpangan lain yang masih memiliki hubungan dengan persimpangan yang baru saja ditata ulang siklus lampunya.

Tahun Depan, Disdik Kepri Tambah Gedung SMA di 4 Wilayah Batam, Mana Saja?

Tergiur Harga Motor Murah, Ramayadi Terjerat Kasus Curanmor dan Diduga Penadah

Gubernur Kepri Kena OTT KPK, Pengusaha di Batam, Karimun Tak Ada yang Kenal Abu Bakar

Sederhananya, berhasil melancarkan arus lalu lintas di satu titik persimpangan, akan tetapi arus yang keluar dari titik tersebut justru membuat kemacetan di titik persimpangan yang lain.

Penataan ritme lalu lintas akan lebih baik apabila menerapkan teknologi Area Traffic Control System (ATCS) pada semua persimpangan lalu lintas yang ada bersinyal terkoordinasi yang diatur mencakup satu wilayah secara terpusat.

Dengan ATCS maka dapat dilakukan upaya manajemen rekayasa lalu lintas yang mengkoordinasikan semua titik-titik persimpangan bersinyal melalui pusat kontrol ATCS, sehingga diperoleh suatu kondisi pergerakan lalu lintas secara efisien.

Teknologi ATCS sendiri telah banyak diterapkan di berbagai kota-kota besar di negara-negara maju.

Dengan terpasangnya ATCS, maka penataan siklus lampu lalu lintas dilakukan berdasar input data lalu lintas yang diperoleh secara real time melalui kamera CCTv pemantau lalu lintas pada titik-titik persimpangan.

Penentuan waktu siklus lampu persimpangan dapat diubah berkali-kali dalam satu hari sesuai kebutuhan lalu lintas paling efisien yang mencakup keseluruhan wilayah tersebut.

Untuk itu, pengoperasian ATCS diatur dengan sebuah sistem kontrol terpadu yang melibatkan beberapa komponen berupa: 1. Pengatur arus persimpangan berupa lampu lalu lintas 2.

Penginput data lalu lintas berupa kamera CCTV pemantau 3. Pengirim data berupa jaringan kabel data atau pemancar gelombang 4. Software sistem ATCS 5. Ruang kontrol (central control room) ATCS plus operatornya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved