Breaking News:

Proyek Pipa Dibatalkan, Malaysia Pindahkan dengan Paksa Rp 3,4 Triliun dari Perusahaan China

Saya tidak melihat alasan China untuk tidak puas karena kita tidak mengambil uang untuk proyek yang sudah dikerjakan, tetapi yang belum dikerjakan

Bernama
Proyek pipanisasi di Sabah, Malaysia, yang dihentikan oleh PM Mahathir Mohamad 

Menurut laporan itu, pemerintah Malaysia mengarahkan HSBC memindahkan uang di akun CPP di Malaysia kepada perusahaan Suria Strategic Resources Sdn Bhd yang berada di bawah Kementerian Keuangan.

Namun, Menteri Keuangan Lim Guan Eng membantah bahwa ia telah memerintahkan pemindahan dana tersebut.

Lim Guan Eng meminta wartawan untuk mengkonfirmasi hal itu kepada perusahaan terkait.

Lim Guan Eng pada Agustus 2018 menyebutkan bahwa pemerintah Najib telah membayar 8,25 miliar ringgit (US $ 2 miliar) atau 88 persen dari total dua proyek tersebut meskipun mereka baru selesai 13 persen.

China Petroleum Pipeline (CPP) Engineering adalah anak perusahaan dari China National Petroleum Corp, BUMN dari China.

Kantor China Petroleum Pipeline (CPP) Engineering di Heibei, China (SCMP)

Sumber The Straits Times mengatakan, "saat ini tidak jelas mengapa uang itu disita dan kekuatan apa yang digunakan pemerintah untuk mengambilnya".

ST juga mengutip juru bicara CPP yang berbasis di Hebei yang mengaku "bingung dengan transfer uang secara sepihak tanpa memberi tahu CPP".

“Setelah kami memiliki informasi lebih lanjut, CPP akan mengambil tindakan yang diperlukan dan sesuai untuk melindungi hak-haknya. Kami berharap rekan-rekan kami dari Malaysia dapat menyelesaikan ini dengan kami melalui cara-cara damai, ” kata juru bicara CCP.

Jho Low Terlibat?

Selain menghentikan sejumlah proyek raksasa, Malaysia saat ini sedang menyelidiki berbagai proyek di zaman Najib Razak karena beraroma korupsi.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved