Gara-gara Kelakuannya Memalukan Setiap Lihat Bule Seksi, Oknum Guru di Yogya Dikejar-kejar Polisi
Guru olahraga ini melakukan pelecehan seksual terhadap beberapa bule wanita yang berjalan di Gang Batikan, Prawirotaman I, Sleman, Yogyakarta.
Kemungkinan nanti akan resign, sementara ini belum," tambah SP.
Akibat perbuatannya, SP harus mendekam di balik jeruji besi.
Polisi menjerat SP pasal 281 ayat 1 KUHP tentang kejahatan merusakan kesopanan di muka umum dengan ancaman pidana 2 tahun 8 bulan penjara.
Sebulan lalu, tepatnya pada 13 Juni, SP mendekati seorang turis asing wanita dan meraba dadanya lalu melarikan diri menggunakan sepeda motornya.
• LIVE TRANS 7 Jadwal Indonesia Open 2019 Hari Ini, Tersaia 5 Wakil Indonesia, 3 Ganda Putra
• Bertengkatr di Jalan Raya, Perempuan Ini Nekat Naik Atap Mobil Suaminya saat Lampu Merah
• Jadi Korban Salah Tangkap & Dipenjara 3 Tahun, Ini Pegakuan Pengamen Hingga Disetrum Polisi
• Ibunya Pergi ke Sawah, 2 Anak SD di Magetan, Malah Lakukan Hunungan Suami IStri
Dua pekan berikutnya, tepatnya pada 27 Juni, guru honorer di salah satu sekolah dasar swasta di Sleman ini kembali melakukan hal serupa, kali ini korbannya juga turis asing wanita.
Korban pertama dan kedua berbeda kewarganegaraan.
Sejak kejadian pertama yang cukup meresahkan itu, anggota Polsek Mergangsan meningkatkan patroli dan warga memasang CCTV.
Tindakan SP sempat viral setelah video CCTV yang merekamnya viral.
"Menurut pengakuannya, pelaku sudah melakukan dua kali," ungkap Kapolsek Mergangsan Kompol Tri Wiratmo dalam jumpa pers pada Selasa (16/7/2019).
Setelah dicocokkan dengan data yang polisi dapatkan di lapangan, benarlah SP meraba dada turis asing wanita pada 13 dan 29 Juni 2019.
"Korbannya adalah turis dari Australia dan Belanda, yang memang sedang berlibur di Yogyakarta," imbuh dia.
Ketagihan dengan perbuatannya, SP mencoba mengulangi aksi begal payudara ketiga kalinya namun gagal setelah polisi menciduknya pada Senin (15/7/2019).
Ada warga sekitar mencurigai seorang pria tampak mondar-mandir melajukan motornya di Gang Batikan, tempatnya mengincar korban ketiganya.
Warga kemudian melaporkan kecurigaan tersebut kepada pihak kepolisian.
Tanpa waktu lama polisi kemudian menciduk SP, orang yang paling dicari sebulan terakhir.