HEADLINE TRIBUN BATAM

Isdianto Ingatkan Janji Jokowi Soal Megaproyek Jembatan Batam ke Pulau Bintan

Isdianto, kembali mengingatkan pemerintah pusat untuk menunaikan janjinya membangun infrastruktur provinsi yang ada di perbatasan Malaysia & Singapura

Isdianto Ingatkan Janji Jokowi  Soal Megaproyek Jembatan Batam ke Pulau Bintan
wahyu
halaman 01 tb 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto, kembali mengingatkan pemerintah pusat untuk menunaikan janjinya membangun infrastruktur provinsi yang ada di perbatasan Malaysia dan Singapura ini.

Berseloroh di hadapan pejabat eselon satu dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hari Suprayogi, akhir pekan ini, Isdianto meminta agar Presiden Jokowi tak melupakan janji kampanye Jokowi, di Batam, April 2019 lalu.

Menggunakan kata “memohon” adik kandung mendiang Gubernur Kepri Muhammad Sani, itu mengingatkan kembali keluhan masyarakat Kepri, untuk membangun jembatan yang menghubungkan Batam dan Bintan, sepanjang 6,4 km.

“Jadi tolong Pak Dirjen, kalau sampai di Jakarta, ingatkan lagi janji presiden terpilih untuk bangun Kepri. Kami sangat butuh uluran tangan pemerintah pusat,” kata Isdianto saat mendampingi dirjen meninjau proyek Pembangunan Waduk Sei Gong, di Pulau Galang, Desa Sijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepri, Jumat (18/7) lalu.

Bendungan ini seluas luas 3,5 hektar dengan kapasitas daya tampung air permukaan 11.8 juta M3. Bendungan ini akan jadi alah satu sumber baru air baku warga Batam, dan pembangkit energi.

Pertengahan April 2019 lalu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono di kantor PUPR, mengungkapkan rencana membangun jembatan terpanjang di Indonesia, yang menghubungkan Pulau Batan dan Pulau Bintan, pusat pemerintahan provinsi Kepri.

Dia menyebutkan tahap awal proyek ini dimulai tahun 2020 mendatang. Jembatan yang rencananya dibangun dengan kisaran biaya Rp 4 triliun hingga Rp 5 triliun tersebut digadang-gadang menjadi konstruksi besi terpanjang di Indonesia, mengalahkan Jembatan Surabaya - Madura (5,43 km) di Jawa Timur.

Jalan di Fly Over Licin Akibat Air dan Berpasir, DPRD Batam Minta Dinas Terkait Bertindak

Sering Mati Lampu, Komisi III DPRD Batam Segera Panggil Bright PLN Batam

Begini Nasib 2.670 Rekening Nasabah Bank Mandiri yang Diblokir Pasca-error

Segera Diresmikan, Pemko Batam Cari Imam & Muadzin Masjid Sultan Mahmud Riayatsyah

Berbeda dengan Suramadu yang hanya menyambungkan dua daratan, jembatan Batam-Bintan (Babin) akan melewati empat pulau, yaitu Tanjung Taluk, Pulau Ngenang, Tanjung Sauh, dan Lobam.

Memperkirakan bentuk struktur, tampaknya jembatan Bintan juga akan dibangun tinggi di atas permukaan laut. Pasalnya daerah di sekitar area pembangunan merupakan wilayah pelayaran internasional.

Tinggi konstruksi jembatan sekitar 35 meter di atas permukaan laut. Inilah kenapa megakonstruksi ini, jadi mahal.
Selain megaproyek Jembatan Bintan - Batam, di hadapan pejabat otoritatif bidang infrastruktur itu, Isidanto yang akan menjabat plt Gubernur hingga Februari 2021 ini, juga mengingatkan janji pemerintah pusat membangun ruas jalan di Kabupaten Kepulauan Anambas, dan pembangunan waduk Busung di Kabupaten Bintan.

Halaman
12
Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved